***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » MEMBUKA TABIR MISTERI

MEMBUKA TABIR MISTERI

Written By Byaz Surya Djagad on Jumat, 31 Mei 2013 | 14.45


Suryajagad.Net -menikmati kebersamaan dalam acara investivigasi benda purbakala yang belum terjamah kalayak umum dan mengandung cerita sejarah yang sangat luar biasa,yg tak harus di publikasikan .
"JAGA AQIDAH TINGKATKAN KEIMANAN DAN KETAQWAAN"
Dalam acara mujahadah  di kahuripan ada 2 macam dzikir, yang pertama adalah dzikir jahar (dzikir perisai terhadap pengaruh syetan) yang digunakan untuk menutup jalannya syetan didalam tubuh kita, sebab syetan akan masuk kedalam tubuh melalui jalan darah kita (HR), dzikir ini diucapkan dengan suara keras kalimat Laa Ilaaha Ilallaah dan bergerak ketiga arah (QS.Ibrahim 27 yang berkorelasi dengan QS.Ibrahim ayat 24).

Yang kedua adalah dzikir khofi (dzikir pembersih hati) yaitu dzikir tanpa suara yang hanya dalam hati saja menyebutkan nama Allah (QS.Ar ‘Araaf 205). Mudawamah dzikir itu hukumnya fardhu yang harus dilakukan oleh kaum muslimin yang ingin dekat kepada Allah sesuai dengan firman Allah surah Al Imran 191: “Ingatlah Allah dalam keadaan berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi.”

Setelah sifat-sifat buruk diri kita berhasil dapat ditekan dan pengaruh syetan dapat dicegah, maka akan terbentanglah landasan moral, spiritual yang kokoh dan kuat untuk selalu bertaqarrub kepada Allah SWT dan hal ini merupakan titik awal dari pelaksanaan as sholatu mi’rajul mukminin. Perintah yang maha penting yang telah diterima pada waktu mi’raj oleh Rosulullah dari Allah SWT ialah perintah sholat fardhu 5 kali dalam sehari semalam bagi kaum muslimin, dimana sholat itu terbagi dalam sholat fardhu dan sholat sunat. Menurut hadist Rosulullah bahwa sholat mempunyai tingkatan-tingkatan yang ditentukan oleh nilai ritual dan spiritualnya.

As sholatu imaduddin yang berarti sholat itu tiang agama, mempunyai nilai ritual yang tinggi dan spiritual yang rendah. As sholatu li dzikri ialah sholat itu dzikir, mempunyai nilai spiritual yang tinggi dan As sholatu mi’rajul mukminin yaitu sholat itu mi’rajnya orang mukmin, sholat ini mempunyai nilai spiritual yang maha tinggi dan hal itu hanya dapat dicapai dengan menyimak arti isra dan mi’raj secara menyeluruh.

Itulah gambaran isra dan mi’raj yang merupakan peristiwa spektakuler yang tidak hanya harus diperingati saja namun harus disimak dan dilaksanakan sesuai contoh yang telah diberikan oleh Nabi Muhammad s.a.w. Menurut pandangan para akhli tassawuf, gambaran dunia saat ini adalah juga gambaran sebagian besar ummat Islam yang hanya sampai mencapai masjidil Haram (masjid yang dimulyakan), haram berarti pula sesuatu yang terhalangi atau qolbu yang masih terhalangi dan belum bersih, sedangkan masjidil Aqsa (putih, bersih) adalah gambaran qolbu yang bersih yang tidak terhalangi dan sebagai landasan untuk melakukan mi’raj.

Secara lahiriyah kenyataannya memang masjid Aqsa itu saat ini masih dikuasai oleh kafir/syetan, yang berarti qolbu kita saat ini masih dikuasai oleh syetan, masih terhalangi oleh tabir sehingga untuk melakukan taqarrub kepada Allah akan susah dan seolah-olah Allah SWT jauh dari kita. Bilamana seluruh ummat Islam melaksanakan sholat yang bernilai dzikir dan mampu memcapai As sholatu mi’rajul mukminin maka Insya Allah Masjidil Aqsa itu akan kembali lagi kepangkuan ummat Islam. Semoga dalam rangka peringatan Isra dan Mi’raj ini kita akan mendapatkan hikmahnya, marilah kita berdzikir untuk ber-taqarrub kepada Allah sesuai dengan petunjuk Rosulullah semoga kita belum terlambat.

Shalat merupakan bentuk ritual yang sangat agung. Di dalam rangkaian ibadah inilah seorang hamba mampu menjalin kontak langsung dengan Tuhannya. Dalam salah satu rangkaian ibadah shalat inilah seorang hamba bisa dalam posisi yang sangat dekat dengan Penciptanya.(Byaz)
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad