***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Sukses dengan Berternak Ayam Potong

Sukses dengan Berternak Ayam Potong

Written By Byaz.As on Jumat, 31 Mei 2013 | 14.36


Ngawi-Bisnis Ayam Potong pernah hancur saat wabah flu burung melanda dunia, bisnis ini menjadi hancur. Sebab tidak ada yang berani makan daging ayam, sehingga banyak para peternak yang gulung tikar. Saat ini issu flu burung sudah tidak ada, kesempatan memulai kembali bisnis ternak ayam potong sangat bagus.

Daging ayam adalah daging favorit di masyarakat kita. Hampir semua orang Indonesia menyukai daging ayam, ini merupakan peluang usaha yang sangat bagus ber bisnis ternak ayam potong. Akibat wabah flu burung yang juga banyak mewabah ke Indonesia, banyak para pengusaha ternak ayam potong yang bangkrut. 

Kandang ayam mereka terbengkalai dan untuk memulai mesih trauma dengan kerugian yang dahsyat. Saatnya sekarang ini untuk memulai kembali selagi masih banyak kandang ayam bekas yang kosong di tinggalkan pemiliknya, menyewa atau membeli kandang kandang ayam bekas ini tentu jauh lebih murah dari pada membuat sendiri.

Saat ini usaha ternak ayam potong bisa di bilang cukup mudah, bahkan di dukung penuh oleh para pemilik atau pedagang besar ( Supplayer DOC ) yang mau menyuplai semua kebutuhan mulai dari DOC ( anak ayam sehari ), pakan dan vitamin tambahan. Skema yang mereka tawarkan biasanya 50%:50% dari keuntungan bersih, dengan skema ini anda hanya menyiapkan kandang beserta alat alat untuk memelihara ayam potong.

 Kepercayaan dan kejujuran adalah kunci dari usaha ini, begitu juga saat anda mengangkat karyawan untuk memelihara ternak ayam potong.

Banyak orang di desa ahli dalam bidang ini, namun harus pandai memilih pekerja jujur. Jujur tidaknya pekerja bisa kita ketahui dari penghitungan jumlah pakan yang di habiskan sebanding jumlah hewan ternak, menggunakan perhitungan ini bisa juga di ketahui berat ternak ayam potong tanpa perlu menimbangnya.

kata mas yanto salah satu pemuda yg tinggal di desa bulu Randusongo Kec Gerih Kab Ngawi yg sudah menekuni usaha ini semenjak 5 tahun silam untuk sampingan dan mengatakan sangat menjanjikan keuntungan, wajar kadang mengalami kerugian akan tetapi tidak kapok untuk menekuni usaha ini, mas yanto sendiri juga mengatakan siap memberi pelajara bagi yg berminat ingin menekuni bisnis ayam potong silahkan datang kerumah.(Yan)


           Redaksi@Suryajagad.Com
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad