***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Harjito Memimpin Kembali Desa Kendal

Harjito Memimpin Kembali Desa Kendal

Written By Byaz Surya Djagad on Jumat, 07 Juni 2013 | 18.14

MESKIPUN MENANG MAZ JITO KETAR KETIR.
Ngawi-Tidak (sempurna) iman seseorang yang tidak amanah dan tidak (sempurna) agama orang-orang yang tidak menunaikan janji.” (HR. Ahmad).

Pesta demokrasi pilkades yg berlangsung pada (06/06/2013) di daerah kec kendal yg memilih menentukan pemimpin yg amanah dan pro rakyat di desa Kendal Incumbent Harjito membuktikan sangat di cintai oleh rakyatnya dengan tidak ada rival dalam pilkades dan dari Daftar DPT 6318 pemilih yg hadir 4631 dan yg tidak hadir 1687 sedangkan perolehan suara nomer urut 1.Bumbung kosong 1053 sedangkan nomer urut 2.Harjito memperoleh 3460.suara.

Meskipun menang akan tetapi sangat berat banget di karenakan tidak ada lawan dan yg menjadi lawan hanya bumbung kosong, lawan bumbung kosong sama halnya ada lawan tujuh Kandidat ungkap Harjito kepada Byaz Surya Djagad waktu berkunjung ke rumahnya dan ketika di tanya tentang ketidakhadiran 1687 suara beliau menjelaskan banyak yang kerja di perantoan dan Misinya kedepan untuk lebih hati hati dan untuk berusaha tetap amanah apalagi beliau ini juga anggota dari IPTD BYAZ SURYA DJAGAD dan berusaha untuk tetap menjadi TUNTUNAN bukan menjadi TONTONAN serta untuk tidak lepas dari koridor ketetapan allah dan Rosulullaah.

Ditinjau dari aspek yang lebih sempit, amanah diartikan sebagai memelihara titipan yang akan dikembalikan dalam bentuknya seperti sediakala. Dalam tinjauan yang diperluas, amanah mempunyai cakupan yang lebih luas, seperti memelihara amanah orang lain, menjaga kehormatan orang lain, atau menjaga kehormatannya.

Dalam konteks bernegara, amanah yang dibebankan kepada para pemegang amanah (pejabat negara) harus dipikul dengan sebaik-baiknya karena memiiki dua perspektif pertanggungjawaban: horizontal (habluminannas) dan vertikal (habluminallah). Setiap pemimpin, baik di lingkup pemerintahan pusat maupun daerah dan Kepala desa wajib menegakkan amanah jabatannya sebagaimana yang pernah dicontohkan Rasulullah.

Dalam surah Al-Ahzab [33]: 21, Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat serta dia banyak menyebut Allah.”

Berharap Harjito setelah terpilih kembali,menjadi sosok Kades panutan bagi para Rakyat  desa Kendal yang setidaknya mempunyai sifat seperti Rosulullaah yaitu sidiq, amanah, tabligh, dan fathanah. Meskipun susah untuk mengikuti jejak keteladanan Nabi SAW secara komprehensif, paling tidak bisa mendekati apa yang pernah Nabi Muhammad lakukan dalam menegakkan amanah sebagai pemimpin agama dan negara ketika itu.

Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS an-Nisaa [4]: 58).

Kemudian, Rasulullah bersabda, “Barang siapa yang kami angkat menjadi karyawan untuk mengerjakan sesuatu dan kami beri upah yang semestinya, maka sesuatu yang diambilnya sesudah itu (selain upah) namanya korupsi.” (HR Abu Dawud).

Rasulullah pernah menegur Ibnu Luthbiyah dengan keras karena mengambil hadiah ketika sedang menjalankan tugasnya sebagai pengumpul zakat. Rasulullah menegurnya dengan bersabda, “Dengan wewenang yang diberikan Allah kepadaku, aku mengangkat seseorang di antara kalian untuk melaksanakan tugas, (tetapi) dia datang melapor. Jika ia duduk saja di rumah bapak dan ibunya, apakah hadiah itu datang sendiri kepadanya kalau barang itu memang sebagai hadiah?

Demi Allah, seseorang tidak mengambil sesuatu yang bukan haknya, melainkan ia menghadap Allah nanti pada hari kiamat dengan membawa beban yang berat dari benda itu.” (HR Mutafaqun ‘Alaihi).Semoga Harjito bisa menunaikan amanah jabatannya dengan baik sehingga desa Kendal bisa maju dalam berbagai bidang .

SUYATNO MELENNGGANG KE PATALAN

Sementara itu di hari yang sama di desa Patalan juga mengadakan pilkades yg di menangkan oleh Suyatno dengan perolehan suara 1.Suyatno 1646 (seribu enam ratus empat puluh enam) sedangkan rivalnya 2.Rohib 1011 (seribu sebelas)dari Jumlah DPT 3817 (tiga ribu delapan ratus tujuh belas)Yang hadir 2723 (dua ribu tujuh ratus dua puluh tiga )Yg tdk hadir 1094 9(seribu sembilan puluh empat) di karenakan masyrakatnya banyak yang merantau ke Sumatra dan Yg tidak syah 66.(enam ouluh enam)

Sempat terjadi ketegangan di antara dua kubu pendukung dan untuk menyikapi agar suasana tetap kondusif dari jajaran keamanan Polres Ngawi mengambil inisiatif untuk kedua calon kades setelah pemungutan suara selesai di antar pulang ke rumahnya masing masing dengan pengawalan ketat,jadi ketika waktu penghitungan suara kedua calon tidak ada di panggung.

Dari 5 dusun yg ada desa Patalan suara mutlak di menangkan Suyatno dan dari penghitungan suara yg di mulai jam 13.30 berakhir jam 15.30 Suyatno memperoleh suara 1646(seribu enam ratus empat puluh enam) sedangkan Incumbent dengan no urut 2 Rohib memperoleh suara 1011 (seribu sebelas) suara,sampai akhir selasai acara penghitungan suara suasana tetap aman tentram kondusif.

SELAMAT UNTUK HARJITO DAN SUYATNO YANG TERPILIH JADI KEPALA DESA,TUGAS BARU MENANTI ANDA DI DEPAN TETAPLAH MENJADI PEMIMPIN YG AMANAH YG BERPRINSIF DARI RAKYAT UNTUK RAKYAT.(Byaz)
















Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad