***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Masa Pendukung Kandidat Yang Kalah Mengamuk

Masa Pendukung Kandidat Yang Kalah Mengamuk

Written By Byaz.As on Minggu, 30 Juni 2013 | 10.00

Ngawi - Akibat tidak puas dengan hasil pemilihan kepala desa yang digelar di Desa Sidorejo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Puluhan pendukung calon kepala desa yang kalah dalam pemilihan, merusak rumah panitia penyelenggara pilkades.

Akibatnya dua rumah milik panitia penyelenggara pilkades mengalami rusak parah, dari aksi perusakan tersebut sedikitnya delapan orang diamankan polisi dan empat orang diantaranya sebagai tersangka.

Rumah milik Kamino , selaku ketua panitia penyelenggara pilkades rusak parah, seluruh kaca dan pintu rumah bagian depan hancur akibat aksi brutal yang dilakukan massa pendukung dari calon kepala desa yang kalah dalam pemilihan.

 Selain merusak rumah milik ketua panitia, perusakan juga dilakukan dirumah milik Suradi ,anggota panitia. Aksi perusakan tersebut dilakukan dengan cara, melempari rumah dengan menggunakan batu dan pentungan kayu. 

Diduga aksi ini dilakukan lantaran massa pendukung calon kepala desa yang kalah tak puas dengan hasil perolehan suara. Diduga terjadi banyak kecurangan yang dilakukan oleh panitia. Puluhan petugas dari Polres Ngawi yang dibantu TNI kodim 0805 Ngawi langsung diterjunkan ke lokasi kejadian, petugas gabungan ini disiagakan dilokasi untuk mengantisipasi terjadinya aksi susulan.

Salah satu pelaku Agus Prasetyo mengatakan, “Saya bersama beberapa orang lain langsung saja merusak rumah ketua panitia itu pakai batu dan pentungan kayu, kami kesal pada panitia yg kami duga banyak kecurangan saat pemilihan dengan memenangkan calon yg menang, namun bentuk kecurangan itu belum bisa kami buktikan,” jelasnya.

Kapolres Ngawi AKBP Eddy Djunaedi saat dikonfirmasi pada media ini menjelaskan, “Setelah kami lakukan penyelidikan aksi tersebut dipicu karena ketidakpuasan pendukung calon yang kalah. Dan dari kejadian tersebut kami berhasil mengamankan 8 orang . 

Di tambhakan lagi , empat diantaranya sudah jadi tersangka, karena merupakan profokator dan akan berusaha semaksimal mungkin untuk kembali menciptakan susana agar cepat kondusif,  serta kami telah mengunjungi ke dua kandidat agar permasalahan ini tidak berlarut-larut, terutama dari pihak calon Kades yang kalah Sunaryo telah menerima kekalahanya dengan legowo,” jelasnya.

Hasil perolehan suara dari kedua kandidt untuk nomer 1.Salamun memperoleh suara 1.644 . nomer 2. Sunaryo memperoleh suara 859 . Suara yang tidak syah mencapai 47 .Saat media ini mewancarai Salamun pemenang pilkades desa sidorejo menuturkan "bahwasanya kami dengan paka Naryo tidak ada apa-apa ,beliau juga sangat legowo menerima kekalahan ini.

Saya mengharapkan, menghimbau  untuk semua warga masyarakat Sidorejo, agar tenang jangan terpancing provokator. Mari kita jaga kerukunan dan membangun bersama-sama desa sidorejo agar lebih maju , sejahtera untuk kedepannya" Tuturnya.(Byaz)
             
            Redaksi@Suryajagad.Com

             

Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad