***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Wilayah Desa Kec Geneng Memilih Kepala Desa

Wilayah Desa Kec Geneng Memilih Kepala Desa

Written By Byaz.As on Kamis, 20 Juni 2013 | 08.47

Ngawi-Rona pesta demokrasi bermacam seni dan cara demi memenangkan pemilihan kepala desa  dan lagi-lagi rakyat terbius oleh janji kepastian di masing-masing kandidat,kembali  lagi pesta rakyat bisa di artikan di saat ada pilkades  begitu antusias dan mempunyai calon yang  mereka junjung serta  mengorbankan waktu tenaga pikiran hingga tidurpun terbengkalai demi memenangkan kandidatnya agar melangkah pasti menuju kursi kepemimpinan kepala desa. sampai antusiasnisme masyarakat lebih banyak dari pada Pilbub,Pilgub ataupun Pilpres,namun pembelajaran politik masih perlu di galakan agar di antara pendukung tetap akur meskipun beda pilihan. Entah ini kedepan akan jadi PR siapa untuk memberikan pembelajaran politik yang bisa terlepas dari unsur politik uang, agar masyarakat memilih bukan karena siapa yang memberi uang yang lebih banyak di pilih.

Susah dan karena semua sudah mengakar jadi kebiasaan warisan jaman dulu,banyak yang beransumsi panennya rakyat kecil ini ya ketika ada pilihan kepala desa atau pilihan-pilihan lainnya ,memilih seharusnya yang punya intergritas kwalitas dan kwantitas  bukan karena popularitas komunitas ataupun materi yang meluas kembali lagi faktor ekonomi jadi penyebabnya.

Kab Ngawi di tahun 2013 ini memilih 178 kepala desa berharap mendapatkan sosok pemimpin yang berani berkorban untuk mensejahterakan rakyatnya.
Rabu (19/06/13) desa Dawu Kec Geneng Mengadakan Pilkades dengan mengusung dua kandidat 1.Suwito dan ke 2.Sugeng dari DPT 3146 (tiga ribu seratus empat puluh enam) itu yang hadir hanya 2617 (dua ribu enam ratus tujuh belas) pemilih.

Sedangkan kekurangan yang tidak hadir di karenakan masih banyak yang merantau baik di luar negeri,ibukota ataupun kota-kota besar lainya penjelasn dari Warseno ketua panitia kepada media ini dan di tambahkan lagi pesta demokrasi pemilihan kepala desa kali ini menghabiskan biaya Rp75.700.000 (tujuh puluh lima juta tujuh ratus ribu rupiah).

Kedepan pemimpin baru di desa Dawu bisa meneruskan pemerintahan desa serta mensejahterakan rakyatnya seperti amanah dari Bupati Ngawi Ir.Budi Sulistyo pada pelantikan Kepala desa pada periode pertama berpesan pada Kades yang baru dilantik untuk selalu berkoordinasi dan bekerjasama dengan perangkat lain maupun atasannya (Camat, red).
Bupati yang luwes dipanggil Kanang ini juga mengkritik dengan pembiayaan pelaksanaan Pilkades yang besar. “Kedepan untuk biaya pelaksanaan Pilkades hendaknya bisa diminimalkan, jangan seperti yang sekarang ini. Maksimal 2 kali anggaran subsidi dari Pemkab,” terang Kanang.
Bupati yang juga biasa dipanggil Mbah Kung ini juga memerintahkan kepada BPM Pemdes maupun Kades yang baru dilantik untuk melakukan invetarisasi aset desa dengan memberi batasan waktu 1 bulan segera membuat laporan pada bupati. Menurutnya sudah banyak pihak desa menjual aset (tanah kas desa, red) yang melebihi batas waktu maksimal, yakni 2 tahun.




Ngawi-Rabu (19/06/13) Masih berkaitan dengan Pilkades di semua harian Media cetak maupun Online khususnya di wilayah Kab Ngawi dengan warn warni budaya dan cara untuk masing-masing wilayah Desa untuk menggait dan mendapatkan simpati dari masyarakat .

Ternyata dengan menggunakan trik n tips yang sangat berbeda dari wilayah desa lainya berhasil membuat antusias para pemilih untuk hadir dalam pencoblosan pemilihan kepala desa sampai antri puluhan meter ,dari DPT (daftar pemilih tetap) 6844 (enam ribu delapan ratus empat puluh empat) suara sedangkan  yang hadir mencapai 4843 (empat ribu delapan ratus empat puluh tiga ) suara.

Meskipun semalam suntuk hari H desa Geneng di guyur hujan yang sangat deras dan mengakibatkan TPS (tempat pemungutan suara) yang di adakan di lapangan menjadi becek akan tetapi tidak menjadikan kendala untuk hadir dan mencoblos pilihannya masing-masing.

Semenjak di bukanya pemilihan kepala desa pukul 07:00 s/d 16:37 masyarakat setempat tetap setia menyaksikan jalanya penghitungan suara dengan aman tertib serta tak terjadi kerusahan seperti yang di isukan sebelumnya.

Dengan mengusung dua calon Nomer  1.Subandono (50) dan nomer 2.Edi muslim(45).Ada yang sedikit mencolok yang terjadi di dalam TPS dari pakaian masing-masing saksi dengan menggunakan ala Jokowi dan pakaian adat jawa.

Dari di mulainya penghitungan masing-masing kandidat kejar-kejaran dalam perolehan suara dan di setiap salah satu kandidat mengungguli dalam perolehan suara para pendukung bersorak sorai dengan ramainya.

Di karenakan berjubelnya masyarakat yang menonton jalanya penghitungan suara, dari jajaran keamanan Polsek Geneng yang di Pimpin Langsung oleh Akp Partono Serta dari Koramil juga ada di tambah satuan Dalmas dari polres Ngawi memasang  pagar betis, agar para pendukung dari masing-masing kandidat tidak mengganggu jalannya penghitugan suara.

Tepat pukul 16:37 penghitungan suara selesai suara terbanyak di peroleh dari nomer urut 1.Subandono dengan memperoleh suara 3097 (tiga ribu Sembilan tujuh). Sedangkan Incumbent Edi Muslim memperoleh suara 1666 (seribu enam ratus enampuluh enam) .

panitia menetapkan pemenang pilkades desa Geneng Subandono dan di sambut tangisan dari istri dan keluarga serta para pendukungnya . dari keterangan Ketua panitia Gembong Pramono untuk mengadakan pilkades tersebut sampai menelan biaya  Rp 99.990.00 (Sembilan puluh Sembilan juta Sembilan ratus sembilanpuluh ribu).

Di sampaikan juga sikap legowo dan mengucapkan selamat oleh Incumbent Edi Muslim kepada Subandono agar kedepan dapat membawa desa genang terutama rakyanya lebih sejahtera. 

Sementar itu setelah positif memenangkan pilkades, Subandono di arak oleh para simpatisan serta pendukungnya keliling kampong yang mayoritas seragam kotak-kotak ala Jokowi. 

Sesampai di kediamannya Awak Media du buat takjub dengan adanya Mobil Khusus Pelayanan yang milik Pribadi dan di sumbangkan untuk masyarakat ,menurut keterangan pendukungnya yang tidak mau di sebutkan namanya, sosok dari Subandono memang figur yang sangat berjiwa sosial ketika ada salah satu masyarakat yang meninggal beliau tidak canggung dan ragu ikut memikul dan mengantarkan sampai ke pemakaman.

Nilai plusnya ketika di mintai bantuan mengantarkan masyarakat setempat ke Rumah sakit jam berapun mau mengantarkan dan tanpa imbalan sepeserpun,semoga ke depan dalam memimpin desa Geneng jiwa sosialnya makain meningkat bukan hanya mencari simpati atau pencitraan untuk masyarakat setempat. (Byaz)

           Redaksi@Suryajagad.Com
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad