***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Mengungkap Misteri Gua Bigonondo Di Kedung Putri

Mengungkap Misteri Gua Bigonondo Di Kedung Putri

Written By Byaz.As on Kamis, 01 Agustus 2013 | 08.00

Ngawi – Beragam cara yang dilakukan dalam ngabuburit menunggu adzan magrib  oleh Crew media ini berserta siswi kelas 3 SMUN 1  Ngawi Andreani Restu Saputri, melakukan jelajah alam menelusuri hutan untuk mengungkap mitos misteri  gua BIGONONDO yang terkenal sangat angker dan menyeramkan.

Akses jalan menuju gua tersebut memang sangat sulit dan harus berjalan kaki menelusuri jalan setapak, semak belukar , naik turun jurang  jarak yang ditempuh kurang lebih 6 km. Namun karena tekat dan rasa penasaran ingin mengungkap kebenaran cerita masyarakat setempat,  semua rintangan tersebut dapat di lalui dengan mudah oleh team Suryajagad.

"Hampir 2 jam melakukan perjalanan dalam pencarian gua Bigonondo ini . Kesan angker,  menyeramkan  nampak terlihat jelas saat menginjakan kaki di pintu gua, banyak bekas-bekas tempat pembakaran kemenyan, tempat semedi (bermeditasi) oleh para pelaku spritual . Di dalam gua juga banyak di huni  ribuan kelelawar merah serta binatang buas,"jelas Putri.

Ditambahkan,masyarakat yang sering melakukan Semedi/bermeditasi di dalam gua ini mayoritas pengunjung yang bukan  warga Ngawi. Menurut cerita dari kakek Putri , jaman dahulu sewaktu Kerajaan Kediri ingin memperluas wilayah kekuasaannya berperang melawan Keraton Maospati. Rombongan pasukan Kediri di pimpin langsung Patih Bigonondo. Namun dalam pertempuran tersebut pasukan Kediri di kalahkan pasukan Maospati .

Lanjutnya,Patih Bigonondo  melarikan diri ke tengah hutan masuk ke dalam gua diwilayah Ngawi. Pasukan Maospati terus mengejar  dan menenemukan Patih Bigonondo dalam gua ini. Semua pengikut dan Sang Patih di bunuh.  Dan masyarakat sekitar memberi nama gua ini Bigonondo.” ceritanya. ( Putri)
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad