***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Ngabuburit Dengan Mengadakan Latihan Kontes Burung

Ngabuburit Dengan Mengadakan Latihan Kontes Burung

Written By Byaz.As on Senin, 22 Juli 2013 | 07.00

NGAWI – Minggu (21/07/2013) ada sebuah tradisi yang unik dalam menunggu waktu berbuka puasa, ruang publik di tiap daerah, baik desa maupun kota akan tampak ramai oleh warga yang berjalan-jalan atau berkumpul sambil bercengkrama tidak terkecuali di kota Ngawi.  Kabupaten yang terletak paling barat untuk wilayah Jawa Timur  ini menyimpan talenta dan ragam budaya  yang beragam apalagi saat menunggu waktu berbuka puasa ada acara istilah kerennya " Ngabuburit ".

" Ngabuburit ",demikian istilah fenomena sosial tersebut di kalangan masyarakat SundaJawa Barat. Ngabuburit berasal dari kata " Burit " yang mengandung arti waktu sore menjelang maghrib.
Ngabuburit telah menjadi tradisi sebagian besar masyarakat muslim Indonesia selama bulan Ramadhan,sebagai aktifitas sore hari dalam menunggu waktu berbuka puasa.

Tradisi ini secara seragam berlaku pula di daerah-daerah lain di Indonesia, mungkin dengan istilah yang berbeda, namun pada praktiknya sama. Namun, istilah ngabuburit  menjadi lebih populer dan akrab di telinga masyarakat umum setelah banyak dipublikasikan serta diangkat sebagai pengisi acara Ramadhan oleh media elektronik.

Ada bermacam-macam kegiatan yang bisa dilakukan dalam mengisi waktu berbuka puasa. Masyarakat Kota Ngawi yang berada di sekitar Alun-alun berkumpul sambil main letop menikmati fasilitas Wifi yang di sediakan Pemerintah Kabupaten tersebut dan anak-anak  bermain bersama, sering kali berkeliling dengan berjalan kaki atau menggunakan kereta mini.

Ada yang lebih menarik di pojok alun-alun Ngawi latihan kontes burung, ketika Media ini meminta keterangan dari Ketua panitia Yuli Sukle tentang latihan kontes ini dijelaskan, bahwasanya  acara  rutin di lakukan tiap hari minggu, meskipun di bulan Ramadhan ini latihan kontes tetap di lakukan sambil menunggu waktu berbuka puasa. “ Kami rutin mengadakan latihan kontes burung ini di setiap hari minggu ada lima kelas dalam katagori kontes kelas 1.Burung Pleci, Kacer, Cendet, Cocak Hijau dan kelas campuran dan peserta yang ikut dalam latihan kontes ini sekitar 150 meliputi Kec Ngawi dan sekitarnya.” Jelasnya.

Beda lagi dengan masyarakat yang berada di pedesaan biasanya mengadakan mengaji bersama di Masjid, Mushola secara estafet, mencari hasil kebun atau memancing ikan untuk menu buka puasa.

Ada juga  yang mengadakan acara olah raga motor cross dan yang sekarang menjadi buming di kalangan anak-anak muda ketika menunggu waktu buka puasa dengan mengadakan acara balapan motor. Acara tersebut mampu menyedot antusias penonton untuk menyaksikan dan banyak aktivitas lainnya yang produktif dan memiliki nilai silaturrahmi.(Byaz)

  
             Redaksi@Suryajagad.Com
                            

             
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad