***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Ngawi Di Guyur Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi

Ngawi Di Guyur Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi

Written By Byaz.As on Senin, 18 November 2013 | 22.30

Ngawi- Hujan abu vulkanik gunung merapi sampai di wilayah Kabupaten Ngawi.  Hujan abu tersebut terjadi pada hari Senin(18/11/2013) membuat para pengendara kendaraan bermotor kaget saat mau berangkat melakukan aktivitas.
 
“ Hujan abu gunung merapi sampai Ngawi  membuat mata perih, “ Keluh pengendara sepeda motor saat berhenti di lampu merah dekat terminal lama.

Berdasarkan pantaun media ini saat berangkat menuju ke Papungan Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi melalui Jalan Raya Ngawi- solo bersama semua crew untuk meninjau bantuan korban amukan angin puting beliung, sepanjang perjalanan hujan abu Nampak jelas dan sangat mengganggu.

Menurut data yang di peroleh dari media ini hampir seluruh wilayah kabupaten Ngawi terkena imbas letusan abu vulkanik gunung merapi dan daerah yang cukup parah terkena hujan abu di  Kabupaten Ngawi wilayah Barat.

Crew Redaksi Suryajagad.com Memakai Masker Saat Meninjau Bantuan Korban Angin Puting Beliung Di Papungan

“ Rencananya saya mau berangkat ke pasar namun di jalan hujan abu sangat menggangu dan membuat mata sakit , akhirnya mengurungkan diri untuk berangkat , serta genteng-genteng warga di wilayah Kecamatan Sine semua berwarna putih, “ Ujar Yayuk saat di hubungi via telpon oleh media ini.

Berdasarkan kutipan dari Tempo.co serta rilis Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, telah terjadi hembusan dari Merapi yang mengeluarkan asap tebal disertai abu vulkanik hingga ketinggian 2.000 meter pada Senin, 18 November 2013 sekitar pukul 04.50-06.00 WIB.

Hembusan disertai suara gemuruh. Letusan ini dipicu oleh gempa tektonik lokal di bawah tubuh Gunung Merapi. Sebelumnya tidak ada peningkatan aktivitas Gunung Merapi. Tipe letusannya adalah letusan freatik.

Kejadian ini mirip dengan letusan pada 22 Juli 2013 lalu, yang tiba-tiba meletus pada pagi hari. Walaupun letusan hari ini lebih besar daripada letusan tersebut, status Merapi masih normal aktif (level I). Saat ini, aktivitas gunung sudah pulih kembali dan BBPTKG sedang mengevaluasinya. (Byaz)


               Redaksi@Suryajagad.com

Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad