***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Pergantian Tahun Dengan Bersyukur

Pergantian Tahun Dengan Bersyukur

Written By Byaz.As on Sabtu, 28 Desember 2013 | 21.30

Suryajagad.com - Pergantian Tahun 2014 masih beberapa hari lagi , namun semarak persiapan menyambut pergantian tahun tersebut sudah begitu heboh. mulai dari para pedagang terompet telah ramai membanjiri disetiap sudut kota. Seperti halnya yang terjadi di Kabupaten Ngawi tepatnya di Alun-Alun Merdeka tidak mau ketinggalan, sudah mulai penuh dengan para pedagang.
 
Mulai dari para pedagang terompet maupun pedagang makanan serta pedagang-pedagang jenis mainan lainya sudah mulai berjejer rapi di tengah Alun-Alun Merdeka tesebut. tanggal 1 Januari menjadi momen khusus dalam memaknai pergantian tahun masehi, yakni dianggap sebagai waktu berharga untuk dilewatkan, karena hanya terjadi setahun sekali dan pada saat itu sering di aktualisasikan dengan rangkaian penyambutan yang sangat meriah penuh dengan warna warni sesuai dengan masing masing individu.

Pengharapan dan doa agar bisa lebih baik dari tahun sebelumnya menjadi senjata pamungkas dalam memohon kepada Allah, padahal setiap harinya harus lebih baik dari hari sebelumnya, atau kalau tidak demikian maka dianggap sebagai manusia yang merugi. Jika makna tahun baru adalah suatu wujud dalam mengungkapkan perbaikan untuk masa yang akan datang, maka bisa dilakukan dengan acara dan ritual yang sesederhana mungkin, tidak justru mengumbar uang untuk dihabiskan demi terciptanya suasana yang penuh kemeriahan.

Kedok perayaan penyambutan tahun baru masehi adalah cermin perilaku yang royal misal dengan membeli menyediakan barang barang yang bisa dikatakan tidak berguna dan akan menjadi sampah yang mengotori keindahan kota,belum lagi pemborosan konsumsi bahan bakar yang tentu akan meningkat menyebabkan polusi udara tak dapat dihindari akibat dari konvoi kendaraan yang sering terjadi pada malam tahun baru.

Disadari atau tidak disekeliling kita masih banyak orang yang kurang mampu,jangankan untuk membeli terompet,kembang api,petasan ataupun perlengkapan perayaan tahun baru untuk makan sehari hari saja bagi mereka sangatlah sulit. dan rangkaian perayaan yang sering terjadi sudah kebablasan.

Merayakan tahun baru siapapun orang berhak merayakan malahan diwajibkan merayakan tahun baru dengan cara bersyukur pada Allah ta’ala karena telah diberi umur lebih panjang untuk hidup di tahun berikutnya. Tetapi budaya yang dilakukan oleh kebanyakan orang selama ini, sepertinya kurang tepat dilakukan.( Byaz )

           
            Redaksi@Suryajagad.Com

Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad