***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Pesona Keindahan Alas Purwo Banyuwangi

Pesona Keindahan Alas Purwo Banyuwangi

Written By Byaz.As on Kamis, 27 Februari 2014 | 02.00

Suryajagad.Net– “ Jangan tinggalkan apapun kecuali telapak kaki dan jangan mengambil apapun kecuali foto “ 
Itulah tulisan yang terpampang di salah satu pintu masuk ke Alas Purwo. Sebuah pesan kuat bagi siapapun agar turut menjaga kelestarian hutan yang berusia sangat tua di ujung timur Pulau Jawa. Memiliki luas sekitar 43.420 hektar, hutan ini terus dijaga dan dilindungi dari tangan-tangan keji perusak alam. Alas Purwo merupakan hutan tropis alami dan termasuk yang tertua di Pulau Jawa. Letak wilayah Kabupaten Banyuwangi di Jawa Timur hanya dibatasi Selat Bali untuk "menyapa" tetangganya Kabupaten Jembrana, di Provinsi Bali. 

Posisi Kabupaten Banyuwangi hampir mirip dengan Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sama-sama mengapit Provinsi Bali yang sampai saat ini masih menjadi magnet kunjungan turis mancanegara. Posisi ini sangat potensial untuk menarik turis dari Bali untuk mampir ke Banyuwangi yang juga tak kalah indah. Lombok pun melakukan hal serupa.

Salah satunya Taman Nasional Alas Purwo dikenal juga sebagai hutan hujan paling alami di Indonesia, bahkan mungkin di Asia. Di Taman Nasional Alas Purwo, Anda dapat melihat banteng jawa, burung merak, babi hutan, rusa, dan hewan lainnya termasuk harimau jawa.

Ada pepohonan menjulang berukuran besar dengan umur ratusan tahun di sini. Pohon tersebut berdiameter rata-rata 30 cm dan tinggi 10-15 meter. Tanaman yang berhasil diidentifikasikan hingga 2002 ada sekitar 580 jenis. Anda akan menikmati indahnya hutan sawo kecik (manilkarakauki) dan bumbu manggong yang dominan. Pohon lainnya adalah nyamplung (calophyllum inophyllum), ketapang (terminalia cattapa), dan kepuh (stercullia foetida)

Untuk memperkenalkan taman wisata Alas Purwo dan tempat wisata lainnya ,pemerintah daerah Banyuwangi berupaya semaksimal mungkin mendatangkan wisatawan baik dari dalam dan luar negeri, pelayanan transportasi udara ikut menentukan. Kalau menuju Lombok, wisatawan bisa langsung terbang dari Jakarta, Surabaya, Denpasar, bahkan menggunakan penerbangan langsung dari Singapura, Malaysia dan Australia. Namun untuk menuju Banyuwangi, wisatawan harus terbang ke Surabaya terlebih dahulu, lantas ganti pesawat melanjutkan penerbangan ke Banyuwangi.

Lima tahun lalu, wisatawan yang hendak menuju Banyuwangi harus menempuh jalur darat dari Surabaya dengan waktu tempuh 7-8 jam atau dari Denpasar 3-4 jam. Untuk wisatawan yang memiliki waktu libur pendek, datang ke Banyuwangi sangat tidak efisien untuk berwisata. Namun sekarang, kendala waktu itu sudah dipangkas dengan penerbangan dari Surabaya-Banyuwangi sekitar 45 menit. 
(Wiwik)
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad