***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Tidak Capai 20 Persen Partai Harus Berkoalisi

Tidak Capai 20 Persen Partai Harus Berkoalisi

Written By Byaz.As on Kamis, 10 April 2014 | 20.30

Suryajagad.Net - Pemilu legislatif telah usai di laksanakan dalam proses penghitungan suara pemilihan legislatif sedang berlangsung. Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru akan mengumumkan hasil pemilihan legislatif pada tiga pekan mendatang. Namun dari penghitungan cepat yang dilakukan beberapa lembaga survei, urutan pemenang pemilu sudah dapat terlihat.

Hasil pileg sementara yang dirilis lembaga survei dengan hasil hitung cepat atau quick count, menunjukkan banyak kejutan yang tak terprediksi sebelumnya, mulai dari 'gagal'nya PDIP menembus  25 persen dan secara tidak langsung harus berkoalisi, Demokrat pemenang pemilu sebelumnya harus puas di urutan 4,Anjloknya suara Demokrat karena terpaan isu korupsi, namun di sisi lain ada parpol yang mengalami lonjakan suara signifikan.

Hasi  quick count sementara Partai Nasdem 6,90% PKB 9,20% PKS 6,90% PDIP 19,00% Golkar 14,30% Gerindra 11,80% Demokrat 9,60% PAN 7,50% PPP 6,70% Hanura 5,50% Bulan Bintang 1,60% PKP 1,10%. 

Dalam rilisan Detik dijelaskan dengan hasil hitung cepat (quick count) atas pemilihan anggota legislatif 2014 menunjukkan bahwa, tak ada satupun partai politik yang dominan. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sebagai pemenang diperkirakan hanya memperoleh 19 persen suara. 

Melihat hasil hitung cepat tersebut dipastikan tak ada partai politik yang bisa mengusulkan pasangan capres dan cawapresnya sendiri. Soal boarding pass mengajukan pasangan capres dan cawapres diatur dalam Undang-undang nomor 42 tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

Pada pasal 9 dalam undang-undang tersebut disebutkan bahwa, pasangan calon diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR, atau memperoleh 25 persen dari suara sah nasional dalam Pemilu anggota DPR, sebelum pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden

Persyaratan perolehan kursi disebut juga parlementary treshold. Partai atau gabungan partai politik bisa mengajukan pasangan calon presiden dan wakil presiden bila berhasil mendapatkan 20 persen kursi di DPR atau sekitar 115 kursi.(Byaz)

Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad