***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » , » Perajin Wayang Kulit Yang Terpinggirkan Oleh Jaman

Perajin Wayang Kulit Yang Terpinggirkan Oleh Jaman

Written By Byaz.As on Senin, 26 Mei 2014 | 22.00

Suryajagad.Net – Wayang kulit adalah seni tradisional Indonesia yang terutama berkembang di Jawa. Wayang berasal dari kata 'Ma Hyang' yang artinya menuju kepada roh spiritual, dewa, atau Tuhan Yang Maha Esa. Dan untuk melestarikan keberadaan seni budaya Wayang Kulit agar tidak tergerus oleh budaya-budaya modern di  Dusun Sidomulyo Desa Mendiro Kecamatan Ngrambe kabupaten Ngawi ada seorang perajin namun kehidupannya sangat memprihatinkan.

Saat media Suryajagad.Net bersama perwakilan Herox Peduli Ngawi In Taiwan dan organisasi Penggiat Dakwah Rumjase Hong Kong (24/05/2014)  menyambangi kediaman Mbah Jiman (50) warga desa Mendiro tersebut untuk melihat secara langsung kondisi maupun prosesi pembuatan Wayang Kulit.

“ Sudah dari dulu saya menekuni usaha pembuatan wayang kulit namun karena keterbatasan permodalan ya begini adanya, disamping itu harga dalam penjualan tidak sesuai dengan jerih payah pembuatannya namun begitu harus bagaimana lagi untuk mencukupi kebutuhan keluarga ya dari hasil membuat wayang,” terang Mbah Jiman sambil melukis Wayang Kulit.

Mbah Jiman ,perajin wayang Kulit tersebut hidup dengan pas-pasan, untuk mecukupi kebutuhan keluarganya dia harus mengayuh sepeda ontelnya untuk menjajakan Wayang Kulit hasil lukisannya dari Desa ke Desa. Untuk satu Wayang Kulit membutuhkan waktu hampir dua hari dalam pembuatannya dan dalam dia menjajakan hasil karyanya minimal sehari hanya laku satu hingga dua Wayang dengan harga per satu Wayang hanya Rp. 10,000 tergantung dari bahan wayangnya.

Dalam kesempatan itu perwakilan Herox Peduli Ngawi In Taiwan dan Rumjase Hong Kong peduli, memberikan bantuan untuk permodalan serta untuk kebutuhan sehari-hari. Para pahlawan Devisa yang berada di taiwan maupun Hong Kong sangat perihatin dengan kondisi dari pelestari budaya Wayang Kulit tersebut. Berharap dengan tindakan mereka akan dicontoh pihak-pihak lain, bahwasanya pelestari budaya perlu untuk diperhatikan. (Byaz)


SILAHKAN LIHAT TAYANGAN LIVE KONDISI DAN PROSESI PEMBUATAN WAYANG KULIT KLIK DI SINI

Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad