***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » , » Menjelang Ramadan Ngawi Panen Raya

Menjelang Ramadan Ngawi Panen Raya

Written By Byaz.As on Minggu, 15 Juni 2014 | 06.00


Suryajagad.Net – Ngawi merupakan lumbung padi di Jawa Timur dan pada bulan Juni 2014 Proses pemetikan hasil padi yang telah tua dan menguning. Panen merupakan saat yang ditunggu-tunggu oleh para petani. Setelah sekian lama mengolah lahan, menanam bibit, menyiangi, memupuk.

Sabtu (14/06/2014) panen padi  di Desa Kersoharjo Ngawi dilakukan dengan penuh kerukunan dan kebersamaan. Secara kultural, panen dalam masyarakat agraris sering menjadi alasan untuk mengadakan festival dan perayaan.

Panen pada masa kini dapat dilakukan dengan mesin pemanen seperti combine harvester tetapi dalam budi daya yang masih tradisional atau setengah trandisional orang masih menggunakan sabit. Panen tanpa mesin merupakan salah satu pekerjaan dalam budi daya yang paling memakan banyak tenaga kerja. 

Pada panen kali ini harga gabah kering sawah kisaran Rp 3,700 perkilogramnya namun mutu gabah agak kurang bagus.

“Banyak padi yang rusak, padahal pada musim panen lalu setiap hektare bisa menghasilkan 5-7 ton. Penurunan hasil panen pada bulan ini salah satu penyebabnya adalah cuaca yang tidak menentu, pada saat awal tanam padi tidak mendukung seperti terjadi banyak hujan pada waktu malam hari dan terserang Hama, Sehingga membuat bunga padi banyak yang rusak dan isinya pun menjadi Kopong mengakibatkan hasil panen turun” Ujar Katno 

Lebih lajut Katno (50) petani Padi tersebut mengatakan, hasil panen yang di peroleh para Petani  pada musim panen bulan ini langsung dijual dengan harga Rp. 3.700,- per Kg, sedangkan pada musim  lalu bisa mencapai dengan harga jual Rp.4.000,- Per Kg, Mungkin saya juga agak susah untuk mengelola lebih lanjut mengakui bahwa penen pada musim ini mengalami penurunan hasil panen selain akibat cuaca juga ada serangan hama dan penyakit, dan kami berharap kepada pemerintah agar bisa membantu berupa obat-obatan yang di khususkan untuk pembasmi Hama, Penuh Dengan Harapan.nya, namun apalah daya yang namanya perekonomian ada untung dan Rugi, ”jelasnya. (Byaz)

SILAHKAN LIHAT TAYANGAN LIVE PROSESI PANEN RAYA DI  NGAWI KLIK DI SINI

Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad