***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Panen Raya Ngawi Membawa Berkah Peternak Bebek Jombang

Panen Raya Ngawi Membawa Berkah Peternak Bebek Jombang

Written By Byaz.As on Jumat, 20 Juni 2014 | 06.45


Suryajagad.Net – Panen raya yang berlangsung di Ngawi membawa berkah tersendiri bagi para peternak bebek asal Jombang. Jono (40) mengembalakan bebek di sawah yang selesai dipanen sudah hampir seminggu, dia bersama ke empat temannya berada di wilayah Ngawi. Dengan semakin sempitnya areal pengembalaan peternak asal Jombang tersebut harus merantau membawa bebeknya.

“ Sudah seminggu saya dan keempat teman disini untuk mengembalakan bebek, kami melakukan ini karena faktor tidak memunyai tempat untuk pemeliharaan disamping itu pula ngirit pakan meskipun  banyaknya kasus kematian ternak akibat keracunan pestisida tapi wajarlah mas, ”terangnya pada media suryajagad.net (19/06/2014)

Ditambahkan olehnya, sistem dari berternak ini kami dimodali awal bebek usia 2 bulan dengan harga Rp 30,000 namun dari pemilik modal harga Rp 28,000 dan nanti saat penjualan bebek usia 5 bulan meskipun bebek laku per- ekor misal Rp 75,000 pemilik modal hanya minta tambahan Rp 3000. Sebanyak 500 ekor bebek yang saya gembalakan ini untuk resiko kematian maupun biaya transportasi semua tanggungan kami dan pemilik modal juga meminjamkan biaya untuk oprasionalnya, ” jelasnya.

Dengan semakin sempitnya areal pengembalaan dan banyaknya kasus kematian ternak akibat keracunan pestisida, maka pemeliharaan cara ini makin terancam kelestariannya. Salah satu usaha yang dipandang mampu mengatasi masalah ini adalah dengan mengalihkan sistem pemeliharaan dari sistem tradisional ke sistem intensif yaitu dengan cara beternak bebek tanpa air atau di kandangkan, ini lebih menguntungkan karena kesehatan dan keselamatan bebek lebih terjamin.

Namun masih banyak para peternak bebek yang memelihara dengan sistem tradisional dengan cara digembalakan di sawah dengan alasan tidak mempunyai lahan untuk membuat kandang. (Byaz)
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad