***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » , » Rumjase HongKong Santuni Penderita Toxoplasma Dan Kakek Sebatang Kara

Rumjase HongKong Santuni Penderita Toxoplasma Dan Kakek Sebatang Kara

Written By Byaz.As on Sabtu, 21 Juni 2014 | 07.00


Suryajagad.Net – Dwi Setyaning Tyaz bocah usia 11 tahun harus menderita Toxoplasma atau Toxoplasma gondii dari semenjak lahir. Anak pasangan dari Pujianto (50) dan Sukirah (40)  warga Dusun Watu Karas Desa Jenggrik Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi hanya tergolek tak berdaya di tempat tidur.

Saat media Suryajagad.Net bersama dengan perwakilan Rumjase HongKong peduli menyambangi dan memberikan bantuan,Tyaz sapaan akrabnya sedang asik bermain dengan jempol kaki yang dimainkan di giginya. Menurut penjelasan dari sukirah ibunya , yang bisa dilakukan hanya itu dan tatkala gerakan kaki maupun tangan di gigi menimbulkan bunyi-bunyian tyaz tersenyum.

“ Semenjak usia 3 bulan Tyaz tak mampu merespon semua sentuhan maupun panggilan, semenjak itu kami sudah berusaha membawanya ke rumah sakit baik di Jogja maupun surabaya namun hasilnya nol, tatkala sering kejang dokter menyarankan untuk diberi obat penenang. Dan keseharian hanya di tempat tidur. Sering Tyaz melakukan gerakan mengemut jempol kaki maupun tangan kalau timbul bunyi-bunyian dia terlihat girang ,” terang Sukirah pada media ini (20/06/2014).

Menurut hasil medis Tyaz diduga menderita Toxoplasma atau Toxoplasma gondii. Toxoplasma merupakan  parasit  yang dapat menginfeksi hewan dan manusia. Toxoplasmosis adalah nama penyakit pada hewan dan manusia yang disebabkan oleh Toxoplasma gondii. 

Sementara itu anak pertama dari Pujianto, Ilham (19) juga diduga menderita gejala tiroid dan sangat menghawatirkan kondisinya. menurut keterangan dari dokter harus segera di operasi. Namun keluarga tersebut terbentur masalah pembiayaan. Sedangkan bapak dua anak tersebut hanya buruh tani , penghasilannya tidak mencukupi untuk biaya pengobatan anaknya.



Setelah menyambangi keluarga Pujianto team Rumjase HongKong peduli mendatangi rumah Mbah Dul Ulo dan memberikan bantuan. Kakek sebatang kara yang diduga menderita sakit paru-paru dan pernah mengalami operasi batu ginjal tersebut hidup seorang sendiri. 

Mbah Dul Ulo (75) panggilan warga sekitar, tinggal di dusun Watu Karas Desa Jenggrik Kedunggalar tersebut sudah tidak mempunyai sanak keluarga. Untuk kebutuhan   sehari-hari warga sekitar saling bergantian membantu . ( Byaz)

SILAHKAN LIHAT TAYANGAN LIVE KONDISI ANAK PENDERITA TOXOPLASMA DAN KAKEK SEBATANG KARA MENDERITA PERNAFASAN ( KLIK DI SINI )

Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad