***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Renungan Setelah Ramadhan Berlalu

Renungan Setelah Ramadhan Berlalu

Written By Byaz.As on Rabu, 30 Juli 2014 | 08.00

Suryajagad.Net - Begitu cepat Ramadhan berlalu seiring berjalannya waktu. Kepergiannya ternyata menyisakan sebaris kenangan yang tersirat di dalam qalbu. Ada Perasaan lega bercampur resah memenuhi hati setiap muslim yang senantiasa mengharap ridho Allah.

Lega karena selama sebulan bersabar dalam ketaatan dan menjauhi kemaksiatan. Dan resah jikalau segala amal ibadahnya hanyalan sia-sia dan tidak diterima di sisi Allah dan tidak mendapatkan balasan.

Tidak bisa dipungkiri perginya bulan Ramadhan melarutkan pula jiwa-jiwa yang hanya menyembah Allah di bulan Ramadhan saja. Ternyata tarbiyah imaniah di bulan Ramadhan pada sebagian manusia bukan malah mendidik jiwa dia menjadi insan bertakwa, melainkan menjadikan ia bertambah nista dengan kembali berbuat kemaksiatan dan dosa.

Lantas bagaimana keadaan kita setelah Ramadhan beranjak meninggalkan kita? Apakah kita termasuk orang yang beruntung atau celaka? Marilah kita luangkan waktu sejenak untuk merenungi diri kita.

Mudah-mudahan bersama renungan singkat ini bersamai pula hidayah Allah menyapa diri kita. Dan semoga segores renungan ini bisa menjadi nasihat takwa bagi jiwa yang menginginkan keridhoan Allah dan cinta-Nya.

Apa Yang Kita Peroleh di Bulan Ramadhan?

Seorang muslim hendaknya selalu menghisab diri dengan teliti. Sudahkah kita mendapatkan manfaat dari puasa dan sholat serta seluruh amalan di bulan Ramadhan?

Bertambah kuatkah iman kita setelah Romadhon? Dan benarkah kita mendapatkan ketakwaan yang merupakan tujuan utama puasa Ramadhan? Banyak sekali pertanyaan bagi jiwa yang benar-benar tulus mengharap ridho Allah semata.

Bukankah dia bulan taubat dan kesabaran? Namun kenapa perilaku kita tak mencerminkan sikap orang yang bersabar dan bertakwa setelah  keluar dari Romadhon? Dan kenapa kita masih saja tenggelam dalam dosa serta acuh memperhatikan akherat kita?

Bukankah Allah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Alloh, sesungguhnya Alloh Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan.” ( QS Al hasyr (59) :18)

Aduhai sungguh beruntunglah bagi mereka yang keluar dari bulan Ramadhan dengan taubat dan ampunan. Lautan kebahagiaan bagi siapa saja yang meraih mahkota takwa dalam jiwa mereka di bulan mulia Mereka itulah yang mendapatkan manfaat di bulan Romadhon. Karena ia seolah hadir kembali di dunia ini dengan lembaran baru yang berharga dalam perjalanan hidup sejatinya menuju Allah. (Sumber )
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad