***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » KPK Tetapkan BG Tersangka DPR Setujui Proses Pencalonanya

KPK Tetapkan BG Tersangka DPR Setujui Proses Pencalonanya

Written By Byaz.As on Jumat, 16 Januari 2015 | 21.30

Suryajagad.Net - Pasca ditetapkannya Budi Gunawan sebagai tersangka oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) atas dugaan rekening gendut yang tidak wajar semakin menuai pro dan kontra di berbagai pihak dan kalangan. Bagaimana tidak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka terkait kasus rekening gendut sedangkan dilain pihak Presiden Joko Widodo telah mencalonkan Komisi Jenderal Budi Gunawan sebagai Calon Kapolri untuk menggantikan posisi Kapolri Jenderal Sutarman.

KPK menetapkan Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai tersangka atas dugaan rekening tidak wajar sejak 13 Januari 2015 saat Komjen Budi Gunawan calon Kapolri usulan Presiden Jokowi tersebut menjabat sebagai Kepala Biro Pembinaan Karier pada Deputi SDM Polri periode 2003-2006.

Ketua KPK Abraham Samad mengatakan bahwa tim penyidik sudah menemukan dua alat bukti cukup untuk menetapkan komjen Budi Gunawan sebagai tersangka kasus korupsi. Penyidik dari KPK telah menemukan transaksi tidak wajar yang dilakukan oleh Budi Gunawan. Samad sendiri menjelaskan bahwa KPK sudah melakukan penyidikan terhadap kasus Budi Gunawan sejak Juli 2014.

“KPK melakukan penyidikan setengah tahun lebih terhadap kasus transaksi mencurigakan,” ujar Ketua KPK Abraham Samad.

Sementara itu dalam rilisan Smeaker.com, Komisi III DPR akhirnya resmi menyetujui Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai Kapolri untuk menjadi pengganti Jenderal Kapolri Sutarman. Keputusan tersebut diputuskan pada forum paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan yang berlangsung selama satu jam dalam rapat Paripurna, Gedung DPR, Jakarta, Kamis (15/01/2015).

Taufik menjelaskan bahwa hasil rapat yang dilaksanakan pimpinan dan seluruh fraksi parlemen dalam forum menyepakati terkait Fit and Proper Test menyutujui keputusan Komisi III DPR yang menyetujui Komjen Budi Gunawan menjadi Kapolri. Namun terdapat dua fraksi yang tidak setuju yakni Demokrat dan PAN.

Sementara itu wakil ketua KPK Bambang Widjojanto saat berkunjung ke Kejaksaan Agung ,Jakarta ,Rabu,(15/01/2015) menerangkan, KPK tidak akan mencampuri proses selesksi Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kapolri. Meskipun Komjen Budi Gunawan yang merupakan tersangka rekening tidak wajar itu dinyatakan lolos fit and proper test oleh Komisi III DPR.

“Itu urusan DPR, urusan kami hanya penegakan hukum. Silahkan urusan DPR, urusan kami KPK mengurusi apa yang menjadi kompetensinya, tidak ngurusi yang lain-lain. KPK bukan ketua lembaga etika, DPR kan punya sendiri lembaga etika, ” tandas Bambang Widjojanto.

Sumber : Smeaker.com

Editor     : Byaz
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad