***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » SBY Sampaikan Pidato Kunci KAA Ke-60

SBY Sampaikan Pidato Kunci KAA Ke-60

Written By Byaz.As on Sabtu, 25 April 2015 | 09.00

Suryajagad.Net - Bertempat di Gedung Nusantara Kompleks Parlemen, Jakarta, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidato kunci di hadapan para pemimpin dunia yang hadir pada Konferensi Parlemen Asia Afrika. Konferensi ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan KAA ke-60 yang berlangsung di Jakarta dan Bandung.

Menurut SBY, seluruh rangkaian kegiatan Konferensi Asia Afrika merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan kerja sama seluruh negara di Asia dan Afrika untuk menjamin perdamaian dan kesejahteraan dunia. Seperti dalam rilis facebook.com/SBYudhoyono (24/04/2015).

Dalam pidatonya, SBY menggaris bawahi 3 hal penting agar bangsa-bangsa Asia dan Afrika memiliki masa depan yang baik. Pertama yaitu mengurangi kemiskinan secara serius melalui pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Selama 60 tahun perhelatan Konferensi Asia Afrika berjalan, angka kemiskinan diakui sudah turun menjadi 20 persen. Dibandingkan pada tahun 1950-an yang mencapai 80 persen angka kemiskinan. Hal penting yang kedua adalah memelihara dan memulihkan perdamaian dan keamanan di kawasan masing-masing. Sementara yang ketiga yaitu meningkatkan kemampuan SDM (Sumber Daya Manusia), teknologi dan kewirausahaan untuk menyongsong masa depannya,” terang SBY.

Mantan presiden RI ke-6 tersebut menambahkan, kemiskinan masih menjadi masalah utama Asia Afrika, termasuk di Indonesia. Di Asia Afrika, 1 miliar penduduk hidup dengan penghasilan di bawah satu dolar Amerika per hari. Banyak yang meninggal karena HIV/AIDS, malaria, dan TBC. Banyak yang merasakan krisis air dan kekurangan pangan. Jawaban untuk ini adalah pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan yang berkualitas,” jelasnya. (Byaz)
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad