***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Dimana Sosok Ayah Dalam Desain Gambar Kaleng Biskuit….???

Dimana Sosok Ayah Dalam Desain Gambar Kaleng Biskuit….???

Written By Byaz.As on Selasa, 23 Juni 2015 | 05.04

Suryajagad.Net – Kemasan kaleng produk biskuit yang senantiasa setia menghiasi diatas meja tamu mayoritas masyarakat Indonesia, apalagi saat Ramadhan maupun lebaran tiba. Berpuluh-puluh tahun menghadirkan sebuah pemandangan akan kehangatan dan keakraban dari sebuah keluarga yang tengah asik menikmati cemilan dan teh hangat.

Biskuit legendaris ini memiliki bentuk kemasan kaleng yang khas dan biasa hadir ketika lebaran tiba. Terkadang kaleng tersebut tidak hanya berisi biskuit saja. Akan tetapi kebanyakan orang juga memanfaatkan kaleng tersebut untuk mengisi jajanan lebaran, layaknya kerupuk, rempeyek,rengginang serta jajan ringan lainnya.

Pernahkah kita berpikir sejenak, meneliti desain gambar kaleng biskuit tersebut, Kaleng legendaries yang sudah dipakai sejak tahun 1971 ini, Memiliki desain gambar berupa Ibu dan dua orang anaknya di meja makan yang sedang menikmati biskuit dengan menampilkan senyuman mereka. Lantas yang menjadi pertanyaannya adalah, Dimana sosok seorang ayah yang ada di tengah-tengah kehadiran senyuman mereka,  Dan kenapa gambar ayah pada kaleng  biskuit legendaries ini tidak ada.

Sekedar untuk diketahui  desain gambar kaleng tersebut, yaitu bernama Bernardus Prasodjo, Menyebutkan bahwa keluarga Khong Guan merupakan sebuah keluarga yang harmonis. Dan ayahnya tidak terlihat dalam gambar, karena dia sedang memotret keluarga yang disayanginya. Seperti dalam rilis Suryajagad.net dari Arbamedia.com (22/06/2015)

Asal  mula gambar kaleng ini dibuat oleh Bernardus ketika dia pindah ke daerah Roxy, Grogol Petamburan, Jakarta barat. Dia berjodoh dengan sebuah perusahaan separasi warna yang memintanya untuk menggambar desain dari biskuit yang kini sudah berusia 44 tahun tersebut. Sebelumnya Bernardus adalah seorang pria yang kuliahnya tidak selesai di ITB jurusan seni rupa, Namun sempat mengajar graphic design, typography, dan reproduksi warna digital di LPKT Gramedia Jakarta. Dan dia mulai menggarap desain Khong Guan di usianya yang ke-24.

Bernadus yang juga merupakan penggambar desain wafer Nissin, mengaku bahwa ide gambar Khong Guan bukan murni darinya, akan tetapi hal demikian sudah ada contoh gambar tidak berwarna di kertas yang sudah lusuh atau‘’lecek’’. Dan ia hanya mengubah serta mewarnai gambar tersebut seperlunya , kemudian disesuaikan dengan pesanan yang diminta.

Makna dari desain gambar kaleng biskuit tersebut, bahwa dibalik kesuksesan seorang Ayah akan selalu mengaplikasikan sikap keharmonisan  pada keluarga yang disayanginya.(Byaz)
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad