***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Kegiatan Edukasi TKI Purna Menjadi Wirausahawan Mandiri

Kegiatan Edukasi TKI Purna Menjadi Wirausahawan Mandiri

Written By Byaz.As on Rabu, 30 September 2015 | 20.30

Suryajagad.Net - BP3TKI Jakarta mengadakan kegiatan Edukasi Kewirausahaan Pemberdayaan Terintegrasi TKI Purna/ TKI-B/ WNI-O dan Keluarganya Angkatan I Tahun 2015. Kegiatan yang berlangsung selama 6 (enam) hari ini dilaksanakan di Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur mulai Senin (28/9/2015) hingga Sabtu (3/10/2015). Jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan edukasi kewirausahaan ini sebanyak 25 orang dan terdiri dari 8 orang laki-laki dan 17 orang perempuan.

Tujuan diadakannya edukasi ini ialah untuk menciptakan TKI Purna yang berdaya saing tinggi agar terus produktif dalam berwirausaha. BP3TKI Jakarta berharap edukasi ini dapat mencetuskan wirausahawan yang mandiri serta kreatif dalam persaingan bisnis era modern. Kemandirian dalam berwirausaha juga disokong oleh pengelolaan keuangan yang tepat dalam menjalankan suatu usaha.

Secara resmi kegiatan edukasi ini dibuka oleh Deputi Perlindungan BNP2TKI Lisna Y. Poeloengan. Dalam pembukaannya, Deputi Perlindungan memberikan trik dan tips dalam berbisnis, seperti melihat minat pasar saat ini dan disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki oleh peserta. Jika sudah menentukan akan menjalankan bisnis di bidang apa, tips selanjutnya ialah melihat produk dari kompetitor yang ada. Tujuannya ialah menciptakan produk yang kualitasnya lebih baik dari kompetitor.

Terakhir, hal yang perlu diperhatikan dalam berwirausaha ialah mengenai pelayanan yang ramah dan memuaskan untuk mendapatkan nilai positif dari pembeli. Bagi mereka yang berbisnis di dunia makanan dan minuman, sisi kehigienisan dari suatu produk juga menjadi satu nilai yang harus diperhatikan bagi para wirausahawan.

Selain menyampaikan upaya dalam berbisnis, Deputi Perlindungan menyampaikan agar para peserta edukasi mengimplementasikan ilmu yang didapat selama 6 (enam) hari dari kegiatan yang diselenggarakan oleh BP3TKI Jakarta ini.

“Kalian akan kami pantau sebelum kegiatan edukasi ini hingga nanti setelah edukasi. Setelah edukasi ini kalian akan jadi apa? Punya bisnis apa? Bagaimana perkembangannya? Hal-hal tersebut akan kami pantau agar bisa menjadi bahan evaluasi juga untuk kami”, ujar Deputi Perlindungan Lisna Y. Poeloengan.

Sebelum dibukanya acara edukasi oleh Deputi Perlindungan BNP2TKI, Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan BP3TKI Jakarta Yull Evira Yulinda memaparkan ide mengenai pembentukan paguyuban bagi para peserta edukasi yang hadir. Nantinya akan dibentuk 3 (paguyuban) untuk disinkronisasikan dengan LKM maupun pebisnis yang sesuai dengan keinginan maupun minat dari TKI Purna/TKI-B/WNI-O yang hadir. Selain itu, paguyuban ini juga bertujuan untuk meningkatkan kerja sama antar TKI Purna dalam menjalankan bisnis mereka masing-masing. Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan BP3TKI Jakarta juga menginginkan pembentukan koperasi bagi setiap paguyuban yang dibentuk.

Materi mengenai kewirausahaan dan pengelolaan uang dalam edukasi kewirausahaan ini diisi oleh narasumber yang mumpuni di bidang tersebut, diantaranya Kepala Bidang UMKM, Kepala Sudin Koperasi & UMKM Jakarta Utara, tenaga ahli dari PT Sucofindo, serta pihak dari Lembaga Keuangan Mikro. Kerja sama dengan instansi terkait ini diharapkan dapat merangkul TKI Purna yang ingin memulai bisnis usaha.

TKI Purna yang hadir dalam acara edukasi ini mengharapkan BP3TKI Jakarta dan BNP2TKI dapat terus konsisten dalam merangkul hingga menjembatani bisnis mereka. Ditemui dalam kegiatan tersebut, Fitri salah satu TKI Purna yang saat ini sedang menjalankan bisnis sambal olahan siap pakai mengaku mengharapkan bantuan berupa ilmu dalam mengelola modal, maupun ilmu dalam praktek membungkus sambal olahan miliknya dari kegiatan edukasi kewirausahaan dari BP3TKI Jakarta ini. Diakui olehnya, ia beserta suami yang mendapatkan kesempatan mengikuti edukasi ini sangat berterima kasih oleh BP3TKI Jakarta yang mau merangkul mereka dalam berbisnis.

“Menjadi wirausahawan yang mandiri dan kreatif, siapa yang tidak mau? Kami sangat antusias mengikuti setiap rangkaian proses dari acara edukasi ini. Kalau tidak dipelajari, kami tidak akan pernah tahu kesalahan kami”, ucap Fitri dan suaminya mantap.


Sumber : Bnp2tki.go.id
Editor    : Byaz
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad