***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » , » Presiden Dukung Sangsi Kebiri untuk Pelaku Kejahatan Seksual Anak

Presiden Dukung Sangsi Kebiri untuk Pelaku Kejahatan Seksual Anak

Written By Byaz.As on Rabu, 21 Oktober 2015 | 21.00

Suryajagad.Net - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyetujui pemberian hukuman tambahan untuk para pelaku kejahatan seksual terhadap anak. Hukuman tersebut yaitu berupa tindakan pengebirian syaraf libido bagi yang terbukti melakukan tindakan kejahatan tersebut. ‎

"Munculnya kekerasan seksual terhadap anak, beliau setuju pengebirian syaraf libido. Mungkin nanti, selanjutnya akan segera terbit melalui Perppu," ujar Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa usai rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, seperti dalam rilis Suryajagad.net dari Liputan6.com, Selasa (20/10/2015.

Menyambung apa yang disampaikan Khofifah, Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan pemberlakukan sanksi tersebut akan ditegakkan bila aturan dan dasar hukumnya telah dibentuk. Pemberlakukan sanksi kebiri dinilai dapat menimbulkan efek jera bagi para pelaku kejahatan seksual terhadap anak. ‎

"Ini bisa menjerakan dan menimbulkan orang harus berpikir seribu kali. Tak mustahil nantinya akan dikeluarkan Perppu," ucap Prasetyo.

Sementara itu, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia ‎Asrorun Ni'am Sholeh mengatakan, usulan sanksi kebiri pertama disampaikan oleh Jaksa Agung dalam rapat tersebut. Dan usulan itu pun langsung mendapatkan sambutan positif dari Presiden.

"Jaksa Agung mengusulkan pemberatan hukuman dengan pelaksanaan kebiri, yang direspons baik oleh Presiden dan didukung oleh Menteri Sosial. Tentang teknisnya dijelaskan oleh Menkes," ucap dia. ‎

Ketika Presiden menanyakan payung hukumnya, rapat mendiskusikan salah satu alternatif adalah dengan melakukan revisi Undang-Undang Perlindungan Anak.

"Saya mengusulkan untuk penerbitan Perppu pemberian hukuman tambahan bagi pelakukekerasan terhadap anak. Presiden mengapresiasi, mendukung dan meminta untuk segera ditindaklanjuti," ucap dia. ‎

‎‎Selain diikuti oleh Jaksa Agung dan Menteri Sosial, rapat tersebut juga dihadiri Menko Polhukam Luhut Pandjaitan, Menteri PPPA Yohana Yembise, Menkes Nila F Moeloek, Kapolri Jederal Badrodin Haiti, Memdikbud Anies Baswedan dan Seskab Pramono Anung.

Sumber : Liputan6.com
Editor   : Byaz
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad