***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » , » Keahlian Pemuda Lumpuh Dalam Menganyam Bambu Apus

Keahlian Pemuda Lumpuh Dalam Menganyam Bambu Apus

Written By Byaz.As on Minggu, 29 November 2015 | 06.00

Suryajagad.Net –  Kamari (31) meskipun memiliki Keterbatasan pisik yang tidak sempurna dan hidup sendiri. Namun  tidak menyurutkan dia untuk berkreatifitas. Warga Desa Kersoharjo, Kecamatan Geneng – Ngawi tersebut semenjak lahir kedua kakinya tidak sempurna dan menyebabkan kelumpuhan. Dalam keseharian disibukan dengan membuat kerajinan anyaman dari bambu apus dan dijadikan tumpuhan hidupnya.

Menurut Kamari (31) usaha kerajinan membuat anyaman dari bambu apus tersebut, sudah ditekuni hampir 15 tahun. Dalam sehari dia mampu membuat tenggok (keranjang) 4 biji dengan harga perbiji Rp.10.000.

“Dalam sehari itu bisa menganyam tenggok (Keranjang) 4 biji, itupun sebelumnya sudah dipersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan. Dalam seminggu  itu 4 hari saya gunakan untuk memotong dan membelah bambu sesuai ukuran kerajinan yang akan dibuat. Kemudian sisa 3 hari saya gunakan untuk menganyam,” kata Kamari saat ditemui team Gerakan Ngawi Peduli dalam rangka memberikan santunan, Sabtu (28/11/2015)

Lebih lanjut dia menuturkan, untuk bambu apus yang saya gunakan untuk bahan kerajinan ini membeli dari tetangga. Paman saya yang membantu untuk urusan memotong bambu tersebut. 20 batang bambu apus seharga Rp.70.000 hingga Rp.100.000 bisa dijadikan bahan kerajinan 30 biji,” tuturnya.

Sementara itu Amin Surya Ketua Gerakan Ngawi Peduli yang didamping Mitho Hadi selaku Pembina komunitas penggiat sosial tersebut. Sangat terharu dan mengapresiasi kreatifitas yang dilakukan Kamari. Meskipun memiliki keterbatasan pisik mampu berkarya dan dengan keahliannya tersebut bisa untuk mencukupi semua kebutuhan hidupnya.

“Perjuangan Kamari ini sungguh luar biasa. Keterbatasan pisik tidak membuat dia putus asa untuk berkarya. Tinggal bersebelahan dengan Mbah Suli (65) sang nenek. Sedangakan sang ibu kandung tinggal bersama dengan ayah tirinya. Kami atas nama Gerakan Ngawi Peduli akan berusaha untuk membantu dan membimbing  Kamari dalam kewirausahaan mandiri dibidang lainnya. Sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya,” terang Amin Surya. (Byaz)

Berikut video LIVE sat GNP menyambangi Kamari pemuda lumpur menganyam bambu apus Klik disini BSDJ TV Streaming

Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad