***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Presiden Jokowi : Guru Bukan Hanya Sebuah Pekerjaan

Presiden Jokowi : Guru Bukan Hanya Sebuah Pekerjaan

Written By Byaz.As on Rabu, 25 November 2015 | 06.00

Suryajagad.Net – Peringatan hari  Guru Nasional  2015 diselenggarakan di Istora Senayan Jakarata. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan dalam laporannya mengatakan, rangkaian peringatan Hari Guru Nasional yang diselenggarakan dari tanggal 23-24 November 2015 berfokus pada guru-guru berprestasi dari seluruh Indonesia.

Dalam acara yang dihadiri oleh sekitar 12.000 guru dari seluruh tanah air itu, juga dihadiri Presiden Joko Widodo didampingi oleh Mendikbud Anies Baswedan, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Dalam kesempatan tersebut Jokowi mengajak kita semua untuk menggunakan momentum Hari Guru Nasional ini untuk mengingatkan kembali peran penting guru dalam pendidikan karakter bangsa.

“Guru itu bukan hanya sebuah pekerjaan, tetapi guru adalah menyiapkan sebuah masa depan. Guru adalah teladan bagi generasi masa depan. Teladan pembelajar yang terus belajar. Dengan karya seorang guru, maka akan ada jutaan anak Indonesia yang karakternya terbentuk dengan etos kerja berbasis karya. Karena itu, guru bukan sekadar pendidik, melainkan peletak, dasar, masa depan kita, masa depan bangsa kita,” Tutur  Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada acara Puncak Peringatan Hari Guru Nasional ke-21, di Istora Senayan, Jakarta, Seperti dalama rilis Suryajagad.net dari  Setkab.go.id, Selasa siang (24/11/2015)

Presiden menegaskan, guru adalah agen perubahan karakter bangsa. Ia menyebutkan, perubahan karakter bangsa bisa dimulai di kelas-kelas, di mulai di sekolah-sekolah.

“Sekolah bukan hanya tempat menuntut ilmu pengetahuan, melainkan arena pembelajaran bagi anak-anak kita dalam membentuk karakter mereka. Nilai-nilai seperti etos kerja, kerja keras, integritas, kejujuran, optimisme, disiplin, gotong royong, bisa ditumbuhkan dan menjadikan kebiasaan dimulai dari ruang-ruang kelas.  Anak-anak kita akan terbangun karakternya, ketika mendapatkan inspirasi, mendapatkan teladan, mendapatkan praktek-praktek nyata dari pembelajaran di kelas-kelas,” terang Presiden Jokowi.

Pada kesempatan itu juga diserahkan penghargaan kepada Pemenang Terbaik Simposium Guru dan Tenaga Pendidik sebanyak 10 (sepuluh) orang guru; dan penyerahan Talih Kasih kepada 13 orang guru. (Byaz)
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad