***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Kado Tahun Baru 2016 BBM Turun

Kado Tahun Baru 2016 BBM Turun

Written By Byaz.As on Kamis, 24 Desember 2015 | 22.00

Suryajagad.Net - Di pengujung tahun 2015, Pemerintah akhirnya menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) premium dan solar. Harga premium menjadi Rp 7.150 per liter dan solar menjadi Rp 5.950 per liter. Sebelumnya, harga premium Rp 7.400 per liter, sedangkan harga solar Rp 6.700 per liter.

Harga baru itu mulai berlaku pada 5 Januari mendatang. Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, harga keekonomian premium saat ini sebenarnya ada di level Rp 6.950 per liter menyusul turunnya harga minyak dunia.

Namun, pemerintah kemudian menambah Rp 200 dari nilai keekonomian itu untuk dibebankan kepada rakyat. Tambahan biaya ini merupakan dana untuk program energi terbarukan yang sedang dikembangkan pemerintah.

Sementara itu, untuk solar, kata Sudirman, nilai keekonomian saat ini berskisar Rp 5.650 per liter. Namun, pemerintah menambah biaya Rp 300 untuk energi terbarukan sehingga harga solar menjadi Rp 5.950. Pemerintah memutuskan menurunkan harga Premium dan Solar. Untuk Premium turun Rp 150/liter, sedangkan solar turun signifikan Rp 750/liter. Namun keputusan ini baru berlaku 5 Januari 2016.

"Penurunan harga BBM berlaku mulai 5 Januari 2016. Keputusan tersebut didasari pada stok BBM yang masih cukup banyak di distributor BBM atau SPBU. Saat ini stok BBM di SPBU cukup banyak untuk mengamankan pasokan BBM jelang Natal hingga Tahun Baru. kebijakan ini diharapkan dapat memberikan stimulus pertumbuhan ekonomi di akhir 2015 dan awal tahun 2016,” kata Menteri ESDM, Sudirman Said, saat mengumumkan penurunan harga BBM, di Istana Negara, Jakarta Pusat, dalam rilis Suryajagd.Net dari  Kompas.com, Rabu (23/12/2015).

"Kita mau beri kesempatan kepada distributor, SPBU dan distributor menghabiskan stok dengan harga lama, sehingga tidak mengali kerugian. Mudah-mudahan ini jadi stimulus di akhir tahun. Mudah-mudahan ekonomi makin menggelinding (maju)," Pungkas Menteri ESDM Sudirman Said. (Byaz)
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad