***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Belajar Menjadi Figur Seorang Kakak Sejati Bagi Adiknya

Belajar Menjadi Figur Seorang Kakak Sejati Bagi Adiknya

Written By Byaz.As on Sabtu, 30 Januari 2016 | 09.16

Suryajagad.Net - Semua orang pasti menginginkan keharmonisan dalam berkeluarga dan semua itu tentunya menjadi impian bagi setiap orang, keharmonisan dalam berkeluarga tidak hanya tercipta pada hubungan suami dan istri melainkan juga bagi semua anggota keluarga. Semua orang pasti pernah mengalami konflik dalam berkeluarga termasuk kakak dan adik, tidak sedikit orang yang mengalami konflik antara kakak dan adik seperti saling mencela, bertengkar, bahkan ada yang saling meyakiti.

Mungkin tidak sedikit dari orangtua yang merasa bingung menyikapinya atau malah tidak jarang salah mengambil sikap dalam menyelesaikan konflik yang terjadi. Membiarkan konflik berlarut-larut akan membawa dampak buruk tidak hanya bagi perkembangan kepribadian anak (menjadi pencemburu, egois, iri dan dengki), tapi juga akan menjadi ancaman bagi keharmonisan dan keutuhan rumah tangga itu sendiri. Satu di antaranya mungkin tidak betah berlama-lama tinggal di rumah. Jika sudah demikian, lingkungan pergaulan akan menjadi ’rumah kedua’ bagi mereka.

Membicarakan realita Sebuah ikatan jalinan keluarga yang tak luntur tergerus jaman yang semakin kian menghilangkan nilai kekeluargaannya. Disaat  melihat kerenggangan jalinan ikatan Keluarga sebenarnya mendapatkan motivasi yang sebetulnya menusuk hati lantaran mengetahui kenyataan . Figur Kakak tak hanya sebuah panggilan tua untuk sebuah keluarga, Kakak tak hanya sebuah sosok yang hanya ada namun tidak memiliki keberadaan.

Figur seorang kakak, bagaimana kita melihatnya dari sudut pandang pribadi masing masing. Kakak adalah tanggung Jawab, Kakak adalah Panutan, Kakak adalah Motivasi, Kakak adalah Figur untuk adik- adiknya. Seringnya kita cenderung menyalahkan dan memvonis bahwasanya oranr tua telah gagal mendidik ank-anaknya. Bahkan karena merasa dilahirkan lebih dulu bersifat arogan, merasa apa yang dilakukan selalu benar.

Sebuah pandangan yang salah bila itu ada dibenak kita sebagai seorang kakak. Apa gunanya sebuah keberhasilan ataupun kesuksesan apabila adik-adik kita tidak bisa turut berhasil. Dan lebih ironis sering kita berpandangan sebuah keberhasilan yang diperoleh atas kerja keras sendiri tanpa melibatkan keluarga.

Jangan Biarkan Diri kita berlarut dalam keegoisan itu samahalnya kita telah gagal. Baik Gagal Atas Diri kita sendiri ataupun gagal Atas Orang lain di bawah tanggungan kita. Hidup adalah tanggung jawab yang harus di emban dan dilakukan dengan sebaik baiknya. Karena kita akan bahagia bukan karena hal baik datang pada kita tapi hal baik datang pada orang orang yang kita Sayangi. Buatlah nyaman dan merasa terlindungi adik-adik kita. Terus belajar menjadi figur seorang kakak yang mampu menjadi panutan adik-adiknya. (Byaz)
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad