***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » , » Waspadai Marah Bisa Merugikan Diri Sendiri

Waspadai Marah Bisa Merugikan Diri Sendiri

Written By Byaz.As on Rabu, 13 Januari 2016 | 06.00

Suryajagad.Net - Kedalaman laut dapat diukur namun dalamnya hati tidak ada yang mengetahui.  Peribahasa tersebut sangatlah benar adanya. Hati manusia menyimpan ribuan hingga jutaan rahasia kehidupan. Hati merupakan alat kontrol untuk mengendalikan sikap, perbuatan dan perkataan. Jika hati lepas kontrol maka yang terjadi akan lebih banyak berupa hal-hal yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

Ketahuilah, sesungguhnya dalam tubuh manusia ada segumpal daging, jika segumpal daging itu baik, maka akan baik seluruh tubuh manusia, dan jika segumpal daging itu buruk, maka akan buruk seluruh tubuh manusia, ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati manusia.

Seekor ular cobra memasuki gudang tempat bekerja tukang kayu yg sdh pulang utk istirahat, sudah menjadi kebiasaan tukang kayu membiarkan sebagian peralatan kerjanya berserakan tanpa merapikannya, ketika ular masuk kedalam gudang tanpa sengaja merayap diatas gergaji.

Tajamnnya mata gergaji menyebabkan perut si ular terluka tetapi ular beranggapan gergaji itu menyerangnya, ular pun membalas dengan mematok gergaji itu berkali-kali, serangan itu mengakibatkan luka parah dibagian mulutnya.

Marah dan putus asa si ular mengerahkan kemampuannya, jurus terakhir untuk mengalahkan musuhnya ular pun membelit kuat gergaji itu maka tubuhnya pun terluka amat parah dan akhirnya ular pun mati.

Terkadang disaat kita marah kita begitu ingin melukai orang lain, tetapi sesungguhnya tanpa kita sadari yang dilukai adalah diri kita sendiri. Karena perkataan dan perbuatan disaat marah adalah perkataan dan perbuatan yang biasanya akan kita sesali dikemudian hari. Musuh terbesar dalam hidup kita adalah diri kita itu sendiri.

Nafsu-napsu berasal dari hati manusia. Seseorang yang imannya bagus akan mampu mengendalikan nafsu dan terhindar dari hal-hal yang dilarang oleh norma agama maupun norma sosial. Apabila seseorang tidak mampu mengendalikan nafsu yang berasal dari hati maka akan berdampak merugikan diri sendiri maupun merugikan orang lain. 

Oleh karena itu pengetahuan agama dan meningkatkan ibadah kepada Allah sangat penting untuk meningkatkan keimanan dan menyelamatkan diri di dunia dan di akhirat kelak. (Dirangkum dari berbagai sumber)

Editor : Byaz

Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad