***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » BBM Dipastikan Turun 1 April 2016

BBM Dipastikan Turun 1 April 2016

Written By Byaz.As on Selasa, 29 Maret 2016 | 09.40

Suryajagad.Net -  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, memutuskan peninjauan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), harga Liquid Petroleum Gas (LPG), dan inisiasi cadangan minyak dan gas strategis.  Karena itu pada 1 April 2016 nanti Pemerintah melalui Menteri ESDM, akan mengeluarkan Keputusan Menteri untuk menetapkan harga BBM periode 1 April hingga 30 Juni . Pemerintah akan tetap konsisten untuk meninjau harga BBM setiap tiga bulan.

“Kita akan konsisten untuk melakukan peninjauan harga BBM setiap tiga bulan. Karena itu pada 1 April 2016 nanti kita akan mengeluarkan Keputusan Menteri untuk menetapkan harga BBM periode 1 April hingga 30 Juni 2016. Mungkin dalam satu atau dua hari akan kita simpulkan angkanya,” tegas Sudirman dalam rilis Suryajagad.Net dari laman Kementerian ESDM, Selasa (28/03/2016).

Namun kita tetap akan menjaga stabilitas kata Sudirman Said, supaya ketika Lebaran di Juli nanti tidak mengalami kenaikan yang signifikan. Maka kita akan lihat satu formula harga di mana harga tidak persis sampai bawah, tetapi sudah mendekati harga keekonomian,” lanjut Sudirman.

Sementara itu untuk harga LPG sendiri lanjut Menteri ESDM, tidak akan mengalami penurunan maupun kenaikan.. Namun, saat ini adalah kesempatan kita untuk memperbaiki margin dari pengecer, margin kepada distributor, supaya bisnis berjalan lebih sehat. Maka dari itu harga akan stabil dan mudah-mudahan itu bisa kita putuskan dalam waktu dekat ini,” jelas Sudirman.

Mengenai pemupukan cadangan minyak dan gas (Strategic Petroleum Reserve/SPR), yang merupakan amanat Undang-Undang Energi, Sudirman menyampaikan bahwa pemerintah akan mulai mengalokasikan dana APBN-P untuk mewujudkan cadangan strategis ini, bersama-sama dengan memupuk Dana Ketahanan Energi. 

“Kita akan mulai berdialog dengan produsen untuk merealisasikan ini. Dan kemudian akan membutuhkan waktu dua hingga tiga tahun untuk sampai pada cadangan selama 15 hari,” ungkap Sudirman. 

Kementerian ESDM juga akan mendorong Pertamina dan badan usaha guna meningkatkan jumlah cadangan guna memperkuat cadangan nasional. (Byaz)
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad