***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Gelar Musabaqah Asia Pasifik, Tumbuhkan Cinta Umat Pada Al Quran

Gelar Musabaqah Asia Pasifik, Tumbuhkan Cinta Umat Pada Al Quran

Written By Byaz.As on Jumat, 22 April 2016 | 07.00

Suryajagad.Net - Penyelenggaraan event musabaqah hafalan Al-Quran bertujuan  memberi motivasi kepada masyarakat Asia Pasifik untuk lebih bersemangat dan mencintai dalam menghafal al-Qur’an dan Hadits.  

Hal ini disampaikan Menag saat memberikan sambutan pada penutupan Musabaqah Hafalan al-Qura’n dan Hadits (MHQH) Pangeran Sulthan bin Abdul Aziz Alu Su’ud tingkat Asia Pasifik ke-7 di Istana Wapres, Jakarta, Kamis (21/04/2016).

Hadir dalam kesempatan ini Wapres Jusuf Kalla, Pangeran Khalid bin Sulthan bin Abdul Aziz Alu Su’ud, Duta Besar Arab Saudi, para duta besar dan perwakilan negara sahabat, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPR RI Ade Komaruddin dan para peserta Musabaqah dan undangan.

Selain itu, MHQH penting untuk menguatkan hubungan generasi muda Asia Pasifik dengan al-Qur’an dan Hadits sebagai sumber ajaran Islam, baik secara ilmiah maupun alamiah. Dikatakan Menag, MHQHjuga bertujuan eningkatkan kualitas pemehaman dan pengamalan nilai-nilai al-Qur’an dan hadits serta berakhlaq qur’ani. 

“(MHQH juga bertujuan) Memelihara dan melindungi kemurnian aqidah Masyarakat Islam dari paham keagamaan yang menyimpang, serta sarana mempererat persatuan dan kesatuan umat dan bangsa dan mengokohkan jalinan persahabatan antarnegara, terutama di kawasan Asia Pasifik,” jelas Menag.

Menag menyatakan, MHQH ini kali diikuti oleh 150 peserta dari 25 negara dan 24 pendamping dari 24 negara. MHQH sendiri berlangsung 18-20 April 2016 di Masjid Istiqlal Jakarta. Seperti dalam rilis Suryajagad.net dari laman Kemenag.go.id, Kamis (21/04/2016)

“Alhamdulillah, minat peserta yang mengikuti MHQH tersebut tiap tahun meningkat. Hal ini berdampak positif bagi Umat Islam Tanah Air dan mengandung makna yang positif dalam konteks hubungan antarbangsa” ungkap Menag.

Menag tak lupa berterima kasih kepada Kerajaan Saudi atas kerjasama yang terjalin selama ini. “Semoga, kerja sama ini terus terjalin dan semakin berkembang dalam bidang lainnya, untuk perkembangan dan kemajuan Umat Islam,” harap Menag.

Menag berharap MHQH mampu menjadi pendorong berkembangnya pendidikan al-Qur’an dan Hadits di Asia Pasifik. Tidak sekedar menghafal, namun juga menggali dan mengeksplorasi ilmu-ilmu al-Qur’an dan Hadits untk kemajuan masyarakat dan perdamaian dunia. Menag melihat, kawasan Asia Pasifik sebagai kawasan “Jantung Perdamaian Dunia” karena kawasan ini relatif stabil dan diharapkan terus menjaga ketahanan geopolitiknya.

Sebelumnya, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Mustafa bin Ibrahim al-Mubarak mengatakan, para pemenang MHQH Pangeran Sulthan bin Abdul Aziz Alu Su’ud, akan menjadi tamu kehormatan Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia saat menunaikan Ibadah Haji Tahun 2016 ini.

“Nantinya, para juara MHQH akan berhaji bersama para juara MHQH tingkat Nasional yang diselenggarakan pada Maret Lalu. Jika para pemenang menolak berhaji, maka akan mendapat ganti berupa hadiah uang” imbuh Dubes. (Byaz)
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad