***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Kominfo Luncurkan Sayembara SDBT, Galang Solusi Desa 3T

Kominfo Luncurkan Sayembara SDBT, Galang Solusi Desa 3T

Written By Byaz.As on Senin, 18 April 2016 | 07.35

Suryajagad.Net - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara meluncurkan Program Sayembara Solusi Desa Broadband Terpadu (SDBT) yang terbuka bagi kaum muda. Program untuk memberikan solusi terpadu bagi masalah desa tertinggal dan menghimpun gagasan-gagasan segar yang datang dari masyarakat .

Menteri Kominfo mengatakan Program SDBT merupakan pengembangan dari aplikasi broadband teknologi di kota besar yang diterapkan untuk sekira 500 desa terdepan, tertinggal, dan terluar (3T). 

“Program itu dirancang secara komprehensif dan terintegrasi satu dengan yang lain atau secara ekosistem pendekatannya,” jelas Rudiantara di Ruang Serbaguna Kementerian Kominfo, Jakarta, seperti dalam rilis Suryajagad.Net dari laman Kominfo.go.id, Jumat (15/04/2016)

Rudiantara berharap, program solusi desa tersebut nantinya bukan hanya sekadar sumbangan perangkat saja, atau aplikasi saja, tapi yang lebih penting adalah pendampingan. Aspek pendampingan, sering dilupakan. Ia mencontohkan ketika belajar mengikuti proses aplikasi nelayan di Lombok Nusa Tenggara Barat beberapa hari lalu. 

"Saya bicara dengan salah seorang nelayan. Dan mereka rupanya tidak bisa menggunakan handset. Akhirnya diberikan gratis serta diajari bagaimana menggunakan handset.  Bagaimana melihat aplikasi cuaca, melokalisasi plankton di laut dan bagaimana gunakan aplikasi memantau harga ikan,” jelas Rudiantara seraya menjelaskan untuk program di Lombok diperlukan pendampingan sebanyak enam kali agar nelayan dapat menggunakan aplikasi itu secara optimal.

Menkominfo juga berharap Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik dapat masuk dalam ekosistem ini. “Apakah bisa masuk seperti kelompokcapir yang bisa memanfaatkan aplikasi desa ini. Menilai kelompok pembaca dan pemirsa yang dulu ada dalam konteks lapangan pertanian dapat meningkatkan produktivitas petani. “Seperti yang dilakukan di Kabupaten Brebes yang bisa meng-address dan membawa teknologi ini dapat meningkatkan produktivitas petani,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Telekomunikasi Khusus Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Ismail mengatakan melalui SDBT 2016 ini para peminat atau peserta ditantang untuk merumuskan solusinya dalam bentuk video berisi gagasan pemecahan masalah yang ada pada desa-desa tertinggal. 

“Video berdurasi 3 menit tersebut harus diunggah ke platform youtube. Panitia akan memilih 50 ide terbaik untuk diikutkan dalam babak improvisasi ide,” tambahnya.

Setelah itu, menurut Ismail akan disaring kembali dan dipilih finalis sebanyak 25 tim untuk mengikuti bootcamp. Pada presentasi final, penyelenggara akan memilih 6 aplikasi dengan solusi yang dianggap terbaik . “Mekanisme selengkapnya bisa dilihat www.solusi.broadband-desa.go.id,” jelasnya.

Ismail menambahkan, sasaran program ini ditargetkan untuk desa tertinggal yang meliputi desa nelayan, desa pedalaman, dan desa pertanian. Solusi teknologi yang digagas bisa mencakup pemecahan masalah seperti mata pencaharian, akses layanan kesehatan, akses layanan keselamatan, dan akses layanan keamanan. Sedangkan solusi yang diharapkan meliputi kompunen jaringan, perangkat, aplikasi , pendampingan dan implementasi.

"Program ini dijalankan secara terpadu, mulai dari pengembangan solusi, penerapan hingga pembinaan dan pendampingan yang mengikut sertakan komponen profesional dan masyarakat lokal yang relevan," kata Ismail.(Byaz)
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad