***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Membangun Jiwa Yang Optimis Dalam Menatap Masa Depan

Membangun Jiwa Yang Optimis Dalam Menatap Masa Depan

Written By Byaz.As on Selasa, 05 April 2016 | 07.40

Suryajagad.Net - Perspektif akan satu fenomena memang tidak selalu sama karena kepribadian setiap orang pun berbeda. Ada yang optimis dan pesimis. Jiwa orang optimis, kegagalan adalah satu proses pembelajaran akan hasil yang lebih memuaskan. Jiwa orang pesimis, kegagalan adalah satu bukti kalau itulah identitas dirinya.

Dalam kehidupan tak luput kita pernah menghadapi hari-hari yang sulit. Hari-hari ketika kita mengalami kejadian dalam hidup yang jauh dari harapan. Memandang impian dan masa depan sulit untuk direalisasikan. Kegalauan, putus asa, menyerah menyelimuti dalam kehidupan.

Kita harus berani mengambil kepeutusan untuk keluar dari rasa kekhawatiran yang berlebihan tersebut. Tumbuhkan rasa percaya diri dan keyakinan serta optimis bisa. Namun menjadi pribadi yang optimis bukan berarti mengharapkan segala sesuatu dengan sendirinya. Menjadi jiwa yang optimis itu artinya mengharapkan yang terbaik, yakin yg terbaik akan terjadi. Dan diwaktu yang sama harus mengerahkan kemampuan puncak untuk mengejarnya hingga sesuatu yg terbaik tersebut terjadi.

Jiwa orang yang optimis selalu mencari situasi yang terbaik untuk mengharapkan,mewujudkan hasil yang terbaik. Jiwa optimis cenderung yakin dan berharap sesuatu yang terbaik akan diraih. Bahkan jika terjadi hal yang bertolak belakang dengan yang diinginkan, jiwa orang yang optimis mampu mengambil hikmah dari sebuah kejadian.

Menjadi jiwa orang yang optimis bukan berarti tidak peduli dengan realitas, tidak memperdulikan kesulitan maupun tantangan. Akan tetapi menjadi jiwa orang yang optimisa itu berharap agar setiap kejadian dimasa yang akan depan, berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Memandang masa depan dangn senyum dan semangat.

Menjadi jiwa yang optimis bukan berarti segala sesuatu 100% harus terjadi. Namun harus memandang positif disetiap kejadian. Kita juga harus siap apabila hal terburuk yang didapatkan. Akan tetapi yakinlah Allah ta’ala memberikan apa yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan.(Byaz)
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad