***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Kaltara Bisa Rengkrut CPNS Karena Belanja Pegawai Kurang Dari 30 Persen

Kaltara Bisa Rengkrut CPNS Karena Belanja Pegawai Kurang Dari 30 Persen

Written By Byaz.As on Jumat, 20 Mei 2016 | 07.10

Suryajagad.Net - Menteri PANRB Yuddy Chrisnandi menegaskan, sebagai pembantu Presiden, dirinya harus melaksanakan kebijakannya. Hal itu juga berlaku terhadap permintaan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara)   Irianto Lambrie, yang minta kepada Kementerian PANRB agar dikecualikan dari kebijakan moratorium dalam rekruitmen CPNS tahun 2016. 

Dalam rilis Suryajagad.Net dari laman Menpan.go.id, Hal itu terungkap dalam acara pembukaan Forum Komunikasi, Koordinasi dan Konsultasi (FK3) PANRB . Karena itu, Yuddy minta kepada Gubernur Kaltara untuk segera menyampaikan usulan formasi CPNS ke Kementerian yang dipimpinnya. Menteri menambahkkan bahwa belanja pegawai di Kaltara masih dibawah 30 persen dari APBD. Jadi masih dimungkinkan menambah CPNS.  Kamis (19/05/2016)

Disadari, sebagai provinsi baru, Kaltara harus berpacu dengan daerah lain dalam melakukan pelayanan publik. Apalagi secara geografis,  Kaltara memiliki wilayah  yang berada di wilayah perbatasan, baik wilayah darat maupun lautnya.  Selain masalah SDM Aparatur, Gubernur Kaltara menyatakan bahwa ada 10 aspirasi masyarakat Kaltara yang masuk dalam RPJMN.

Pertama, pembangunan prasarana jalan dan jembatan wilayah perbatasan. Kedua, peningkatan 5 bandara di perbatasan dan pembangunan bandara Sebatik. Ketga, perpanjangan runway bandara internasional Tarakan, Tanjung Selor, dan Nunukan, keempat, pembangunan  11 pelabuhan dan dermaga sungai. 

Kelima, lanjut Irianto, pembangunan sarana dan prassrana kesehatan, keenam pembangunan infrastruktur ricr and food estate. Ketujuh, pembangunan jembatan Bulungan - Tarakan  (Bulan). Kedelapan, pembangunan kawasan industri dan pelabuhan internasional (KIPI), kesembilan, pembangunan PLTA 15.000 MW, dan terakhir pembangunan pusat pemerintahan terpadu. 

Saat Yuddy berkunjung ke kantor Gubernur di Tanjung Selor, Gubernur mengatakan bahwa kantor yang ditempati saat ini merupakan bekas kantor Bupati Bulungan, yang kini sudah pindah di kantor baru. (Byaz)
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad