***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » , » Jelang Ramadhan GNP Tebar Kebahagian Untuk Orang Pinggiran

Jelang Ramadhan GNP Tebar Kebahagian Untuk Orang Pinggiran

Written By Byaz.As on Kamis, 02 Juni 2016 | 04.00

Suryajagad.Net – Menjelang bulan suci Ramadhan 1437 Hijriyah. Komunitas penggiat social Gerakan Ngawi Peduli (GNP) bergentayangan menebar kebahagian di Dusun Kesongo, Desa Kedung Putri, Paron – Ngawi.  Menyambangi Mbah Mayem (90) yang dalam usia senja masih harus berjibaku dengan kerasnya dunia. Dalam kondisi serba kekurangan masih harus mearawat Sayem (65) anaknya yang sakit-sakitan.

Dengan kondisi badan yang tak memungkinkan untuk bekerja. Namun Mbah Mayem (90) warga Dusun Kesongo, Desa Kedung Putri, Paron –Ngawi tersebut, dengan sisa tenaga yang ada harus merawat anaknya yang sakit-sakitan yang sudah hampir 2 bulan.

Saat komunitas penggiat sosial Gerakan Ngawi Peduli (GNP) untuk kesekian kalinya menyambangi kediamaan kedua nenek tersebut. Kondisi kesehatan dari Mbah Sayem (65) juga masih terbaring tak berdaya. Segala sesuatu kebutuhan dilayani oleh Mbah Mayem.

“Bagaimanapun ini adalah darah daging saya, dengan cara apapun akan dirawat agar Sayem lekas sembuh. Malah terkadang terbesit dipikiran, memohon kepada yang kuasa, apabila memang sudah menjadi kehendaknya untuk meninggalkan dunia. Jangan saya dulu yang dipanggil. Nanti siapa yang akan merawat Sayem, lebih baik biar sayem dulu yang dipanggil atau bersamaan, “ tutur Mbah Mayem dengan bahasa Jawa yang khas. Rabu siang (01/06/2016)

Sementara itu Team Gerakan Ngawi Peduli (GNP) dalam kesempatan menyambangi kedua nenek tersebut, menyerahkan paket sembako dan membelikan pakaian. Dengan tersipu malu kedua nenek tersebut sangat senang memakainya.

“Kondisi keluarga Mbah Mayem dan anaknya Mbah Sayem memang sangat memprihatinkan. Meskipun kalau di lihat dari sudut pandang kita sangat kekurangan. Namun bagi mereka sebuah anugerah yang berlimpah dan jalani hidup senantiasa tersenyum. Beda dengan kita yang serba ada namun selalu berkeluh kesah setiap harinya,” tutur Khoirunisa salah satu team Gerakan Ngawi Peduli.

Lebih lanjut dia menjelaskan, Sebenarnya mereka itu sangat kaya, jauh diatas kita. 2,5 persen harta yang ada pada kita hak mutlaknya. Lalu adakah harta kita ada di mereka dan sadarkah kita untuk hal tersebut? Dengan melihat kondisi kedua nenek yang seharusnya dirawat namun harus merawat anaknya yang sakit-sakitan, apa yang akan kita lakukan? Semoga Allah memberi kesehatan dan umur panjang untuk mereka,” pungkasnya. (Byaz)

Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad