***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Kemendesa: Program Jelajah Nusantara Pantau Realisasi Dana Desa

Kemendesa: Program Jelajah Nusantara Pantau Realisasi Dana Desa

Written By Byaz.As on Jumat, 17 Juni 2016 | 06.00


Suryajagad.Net - Program Jelajah Desa Nusantara (JDN) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi rute pulau Jawa dilepas oleh Menteri Desa Marwan Jafar di kantor Kemendesa PDTT Kalibata, Jakarta.

Pada kesempatan ini Tim Jelajah Desa Nusantara akan menelusuri kabupaten dan desa desa di pulau jawa. Tim JDN akan mengunjungi 4 Kabupaten, Cirebon, Magelang, Trenggalek dan Situbondo. Tujuan program ini, Tim akan mensosialisasikan Dana Desa dan menjemput bola, sampai mana DD telah direalisasikan. Seperti dalam rilis Suryajagad.Net dari Page Facebook Kemendesa, Kamis (16/06/2016)

Dalam sambutan nya, Marwan Jafar menjelaskan bahwa Jelajah Desa Nusantara meningkatkan kesadaran masyarakat akan penyaluran dana desa. Dana desa merupakan komitmen pemerintah untuk membangun Indonesia dari pinggiran.

“Pulau Jawa adalah rute kedua setelah Sulawesi. Anggaran dialokasikan di wilayah ini. untuk di Kabupaten Cirebon Sementara untuk Kabupaten Rp 136.188.180 600,00. Kabupaten Trenggalek telah mencapai Rp 59,366.122.800.00 serta Kabupaten Situbondo telah tersalurkan sebesar Rp 52.46166800,00,” terang Menteri Desa.

Lebih lanjut Marwan Jafar mengajak masyarakat untuk mengawasi, dan berpartisipasi desanya. Juga evaluasi penggunaan dana desa 2015 agar tahun ini minim ada penggunaan yang tidak sesuai prioritas, laporkan ke Pengaduan Kemendesa PDTT di 1500040,” ajaknya.

“Saya ingatkan kembali bahwa Prioritas penggunaan dana desa untuk pembangunan infrastruktur desa yang digunakan secara kolektif untuk masyarakat Momen ramadan momen bagi kita untuk saling mengingatkan pentingnya transparansi dan keterbukaan. Dalam k ini, pengelolaan dana desa harus terbuka karena menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Tanamkan paradigma baru pembangunan desa melalui prinsip Government, Movement, and Culture, Ayo Bangun Desa karena Desa Membangun,” pungkasnya. (Byaz)
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad