***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » , » Jama’ah Dzikir Fida’ Banjaransari Diguyur Hujan Deras Saat Berdo’a

Jama’ah Dzikir Fida’ Banjaransari Diguyur Hujan Deras Saat Berdo’a

Written By Byaz.As on Minggu, 24 Juli 2016 | 11.00

Suryajagad.Net – Meskipun diguyur hujan deras, seluruh jama’ah yang hadir dalam acara 7 hari meninggalnya Mbah Rinem warga Desa Banjaransari tidak berajak dari tempat duduknya. Seluruh jamaah hampir basah kuyup. Namun mereka tetap mengikuti acara dzikir fida’ hingga selesai.

Dalam pantauan Suryajagad.Net saat mengikuti gelaran acara dzikir fida’ tersebut, tenda yang dipasang di halaman rumah tak mampu menampung air hujan yang turun sangat deras.  Tak luput halaman rumah yang dipergunakan untuk tempat jama’ah berdoa tergenang air hujan. Namun semua jama’ah yang hampir 410 orang yang hadir tetap tidak beranjak dari tempat duduknya. Sabtu malam (23/07/2016)

Sementara itu menurut Ustadz Anwar Shidiq, hujan yang turun saat sedang dilakukan acara doa bersama merupakan barokah dan saat turun hujan merupakan waktu yang musta’jab untuk berdoa.

“Sungguh Allah ta’ala memahami keadaan manusia yang lemah dan senantiasa membutuhkan akan Rahmat-Nya. Manusia tidak pernah lepas dari keinginan, yang baik maupun yang buruk. Bahkan jika seseorang menuliskan segala keinginannya dikertas, entah berapa lembar akan terpakai.

Maka kita tidak perlu heran jika Allah Ta’ala melaknat orang yang enggan berdoa kepada-Nya. Orang yang demikian oleh Allah ‘Azza Wa Jalla disebut sebagai hamba yang sombong dan diancam dengan neraka Jahannam. 

Allah Ta’ala berfirman: “Berdoalah kepadaKu, Aku akan kabulkan doa kalian. Sungguh orang-orang yang menyombongkan diri karena enggan beribadah kepada-Ku, akan dimasukkan ke dalam neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Ghafir: 60),” jelasnya.

Lebih lanjut Ustadz Anwar Shidiq menuturkan, dalam riwaya Ibnu Qudamah dalam Al Mughni mengatakan, ”Dianjurkan untuk berdo’a ketika turunnya hujan, sebagaimana diriwayatkan bahwa Nabi Saw bersabda: “Carilah do’a yang mustajab pada tiga keadaan :  1.Bertemunya dua pasukan. (2) Menjelang shalat dilaksanakan. (3)Saat hujan turun. (Dikeluarkan oleh Imam Syafi’i dalam Al Umm dan Al Baihaqi dalam Al Ma’rifah)

Begitu juga terdapat hadits dari Sahl bin Sa’d, beliau berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda: “Dua do'a yang tidak akan ditolak: [1] do’a ketika adzan dan [2] do’a ketika ketika turunnya hujan.” (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi). Semoga dengan acara dzikir fida’ yang diselenggarakan oleh keluarga besar mantan Lurah Banjaransari Agus Widodo yang diiringi derasnya hujan, Allah ta’ala mengabulkan semua permohonanya, Aamiin,” tuturnya. (Byaz)

Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad