***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » , » Kecerian Anak-Anak Banjaransari Pasca Bencana Banjir

Kecerian Anak-Anak Banjaransari Pasca Bencana Banjir

Written By Byaz.As on Jumat, 30 September 2016 | 06.00

Suryajagad.Net -  Intensitas curah hujan yang semakin meningkat belakangan ini tak pelak menyebabkan banyak daerah di berbagai penjuru tanah air mengalami banjir.  Dampak dari La Nina menyebabkan gejala gangguan iklim yang diakibatkan suhu permukaan laut Samudera Pasifik dibandingkan dengan daerah sekitarnya. Akibat dari La Nina adalah hujan turun lebih banyak di Samudera Pasifik sebelah barat Australia dan Indonesia. Dengan demikian di daerah ini akan terjadi hujan lebat dan banjir di mana-mana.

Seperti yang terjadi di wilayah Kabupaten Ngawi. Curah hujan yang tinggi semalam hingga pagi hari menyebabkan debit air Bengawan Madiun meluap. Menggenangi perumahan dan persawahan warga yang berada diseputaran Bengawan Madiun tersebut.














Terjadinya banjir luapan Bengawan Madiun, menyebabkan sebagian warga masyarakat akhirnya mengungsi, mencari tempat yang lebih aman agar terbebas dari genangan air. Banjir merusak segalanya, menyebabkan kerugian materiil berupa hilangnya harta benda berupa rumah seisinya, tanaman padi yang sudah siap panen, ladang, kolam ikan.  Bahkan kerugian moril berupa deraan batin mereka yang tertimpa bencana itu.














Namun di luar semua masalah yang muncul akibat banjir itu ada sosok-sosok mungil (anak-anak) yang seakan tak bergeming, tak ikut larut dalam duka nestapa para orang tua mereka. Bahaya banjir boleh saja menimpa orang tua mereka atau siapa saja namun yang namanya keceriaan atau canda tawa yang mungkin muncul di tengah-tengah musibah tak bisa dihalang-halangi.
















Di saat orang tua mereka bersedih, anak-anak itu malah bersuka-ria sambil bermain-main dengan air banjir. Kebahagiaan apapun bentuknya, yang muncul di tengah-tengah musibah banjir itu terjadi secara spontan dan tak bisa dibeli dengan apapun. Anak-anak mungkin tak menyadari bahwa bermain-main dengan air banjir itu bisa saja berakibat tidak baik. Berlama-lama kecek (berendam) dalam air banjir yang kotor itu tanpa membilasnya lagi dengan air bersih kadang menimbulkan penyakit gatal-gatal di kulit semacam eksim atau gudikan. (Byaz)

Berikut tayangan videonya :

Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad