***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Melebur Egoisme, Menyuburkan Altruisme

Melebur Egoisme, Menyuburkan Altruisme

Written By Byaz.As on Rabu, 28 September 2016 | 08.30

Suryajagad.Net – Egoisme berawal dari sikap kikir. Orang yang tidak mau mengerti kondisi orang lain, terlebih berbagi kepada yang membutuhkan karena dirinya sibuk memikirkan dirinya sendiri. Sikap kikir menakutinya dengan bayangan kekurangan. Karena dia berprinsif betapa susahnya  mendapatkan harta tersebut. Pada akhirnya dia tidak sempat memikirkan nasib orang lain. Pikianya dipenuhi dengan ke-aku-an.

Jika altruism adalah lawan egoism, maka itsa lawan dari kikir. Tidak mudah memang lepas dari egoisme atau sikap kikir. Bagi kita yang ingin menyuburkan altruisme dan meleburkan egoism, langkap pertama yang harus dilakukan dengan memohon kehadirat Allah ta’ala untuk dilindungi dari sifat tersebut.

Kedua, cobalah untuk berbagi hal-hal kecil kepada orang lain. Meskipun tidak berarti bagi kita namun usahakanlah langkah berbagi tersebut secara rutin. Bukan dari besar kecilnya nominal untuk menumbuhkan rasa peduli. Namun berapapun nilainya usahakan untuk mengokohkan niat hanya berharap ridho dari Allah ta’ala.

Pada dasarnya kita merupakan makluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri dan selalu membutuhkan orang lain. Apalag hidup ditengah masyarakat harus saling menghormati, mengasihi dan peduli terhadap berbagi macam keadaan disekitarnya.

Kepedulian bukan berarti mencampuri urusan orang lain, akan tetapi lebih pada menyelesaikan permasalahan orang lain yang berlandaskan tanpa pamrih. Peduli pada sesama terhadap kehidupan bermasyarakat dimulai dari memberi bukan menerima.

Peduli untuk sesama tidak banyak untuk saat ini dilakukan oleh banyak orang. Banyak yang merasakan makin sedikit orang yang memilik rasa peduli untuk sesama. Cenderung menjadi individualistis dan mementingkan diri sendiri. Berjiwa sosial dan senang membantu merupakan sebuah ajaran universal dan diajarkan oelh semua Agama. Namun kepekaan untuk melakukan itu semua membutuhkan proses melatih dan mendidik. (Byaz)
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad