***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » , » GNP Mengetuk Hati Untuk Peduli Warga Randusongo

GNP Mengetuk Hati Untuk Peduli Warga Randusongo

Written By Byaz.As on Minggu, 23 Oktober 2016 | 16.19

Suryajagad.Net –  Garis-garis  kerutan membalut tubuhnya yang kering. Tulang-tulangnya yang keropos termakan usia. Dengan tertatih Mbah Miyo (80) berusaha berjalan untuk menyalami team Komunitas Penggiat Sosial Gerakan Ngawi Peduli (GNP) yang menyambangi kediamannya di Dusun Bulu II, Desa Randusongo, Gerih, Ngawi. Minggu (23/10/2016)

Dalam usianya yang senja Mbah Miyo (80) hidup sebatang kara. Istri tercintanya telah lama mendahului pergi menghadap sang maha kuasa. Pernikahan dengan Almaruhumah Istrinya tidak dikarunia buah hati. Sehingga sampai saat ini segala sesuatu dikerjakan sendiri dan segala kebutuhan hidup menunggu belas kasih tetangga.


Menurut keterangan Kepala Dusun Bulu II, Maksun, status tanah yang ditempati Mbah Miyo sudah menjadi milik orang lain. Pernah dijual untuk biaya pengobatan sewaktu Mbah Miyo dahulu sakit.

“Untuk status tanah yang ditempati Mbah Miyo ini sudah menjadi milik orang lain. Dahulu saat dia sakit, dijual guna untuk biaya pengobotan. Jadi Mbah Miyo diberi hak hanya untuk menempati,” terang Kasun Bulu II.

Seusai menyambangi dan memberikan santunan untuk Mbah Miyo, Team Gerakan Ngawi Peduli (GNP) melanjutkan gentayangan menyambangi kediaman Sriatun (45) seorang janda yang memilikiseorang anak yang sudah duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Rumah Kediaman Sriatun Warga Dusun Bulu II, Desa Randusongo,Gerih,Ngawi

Dalam keseharian Sriatun kerja serabutan demi terpenuhi kebutuhan sehari-hari dan untuk biaya pendidikan anak semata wayangnya. Namun dalam lawatan GNP dikediamannya tersebut, Sriatun masih kerja.GNP melihat kondisi dari rumah cukup mempriahatinkan.

Sebelah rumah dari Sriatun, tinggal seorang janda yang memiliki anak perawan yang mengalami gangguan kejiwaan. Mbah Jiyah (58) memiliki anak yang bernama Ginem (26). Menurut keterangan dari Kasun Bulu II, Ginem harus dikerangkeng, karena bila tidak dikerangkeng sering keluar rumah dan tidak bisa pulang kerumah. Dan kembali lagi team GNP tidak bisa Mbah Jiyah, sedang GInem dari kemaren sore berhasil lolos dan kabur dari dalam kerangkeng.

Kondisi Dalam Rumah Mbah Jiyah dan Kerangkeng Untuk Ginem

Dengan melihat ketiga keluarga warga Dusun Bulu II, Desa Randusongo,Gerih, Ngawi tersebut. Komunitas Penggiat Sosial Gerakan Ngawi Peduli (GNP) menghimbau untuk semua anggota dan para dermawan di manapun berada, mari saling bergandengan tangan, rapatkan barisan untuk membantu meringankan beban mereka yang sangat membutuhkan uluran bantuan. (Byaz)

Berikut video LIVE kondisi Mbah Miyo : 

Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad