***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » , » Balita Pusarnya Membesar Menanti Uluran Bantuan

Balita Pusarnya Membesar Menanti Uluran Bantuan

Written By Byaz.As on Sabtu, 05 November 2016 | 15.02

Suryajagad.Net – Karena keterbatasan biaya  orang tuanya, Balita usia 2 tahun menderita benjolan pada pusarnya  sebesar kepalan tangan orang dewasa hingga saat ini belum dapat penangan medis secara intensif.  Johan (2) anak kedua dari Patmi (37) warga Desa Kwadungan Lor, Kecamatan Padas, Ngawi tersebut hanya bisa pasrah dengan keadaan putranya.

Pusar yang membesar disebut juga bodong dalam istilah medis disebut dengan Hernia Umbilicalis. Seiring dengan perkembangan bayi, pusar bodong (Hernia Umbilicalis ) biasanya secara perlahan akan hilang. Namun beda dengan putra Patmi (37) ini hingga usia 2 tahun benjolan pusar tersebut kian membesar.

Patmi Bersama Kedua Ankanya Wawan Dan Johan

“Semenjak lahir anak saya ini mengalami kelainan pada pusarnya. Benjolan pusar tersebut bukannya makin mengecil, namun hingga usia 2 tahun makin membesar. Saran medis 2 tahun yang lalu bila Johan sudah usia 1 tahun harus dioperasi. Karena keterbatasan biaya hingga usia anak saya 2 tahun belum bisa dilakukan penanganan medis secara intensif,” tutur Patmi saat ditemui Komunitas Penggiat Sosial Gerakan Ngawi Peduli (GNP) di kediamanya Desa Kwadungan Lor, Kecamatan Padas, Ngawi. Sabtu (05/11/2016)

Lebih lanjut ibu 2 anak yang tak lagi mempunyai suami tersebut menuturkan, sudah lama suami pergi meninggalkan dan tak lagi diketahui keberadaannya. Informasi terakhir suami berada di Kalimantan. Dikarenakan pernikahannya dulu dengan suami secara siri, hingga saat ini Johan belum mempunyai akte kelahiran dan belum terdaftar di kartu keluarga. Sehingga belum bisa didaftarkan di BPJS Mandiri dan lagi saya juga masih menunggak belum bisa membayar tagihan BPJS Mandiri atas nama saya dan Wawan anak pertama yang kini sudah kelas 1 SMP,” pungkasnya.

Rayunk Wongawi Ketua GNP Pusat Menyerahkan Santunan Keluarga Hernia Umbilicalis

Sementara itu, Komunitas Penggiat Sosial Gerakan Ngawi Peduli (GNP) dalam kesempatan menyambangi kediaman Patmi, akan mengupayakan pembuatan akte kelahiran agar Johan dapat dimasukan dalam daftar kartu keluarga. Serta nantinya akan berusaha didaftarkan di BPJS Mandiri, agar balita tersebut lekas dapat dibawa untuk berobat dan segera mendapat penanganan medis secara intensif. (Byaz)

Berikut video kondisi Balita yang pusarnya membesar:

Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad