***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » , » GNP Bersinergi Dengan MSB Dalam Misi Sosial Kemanusian

GNP Bersinergi Dengan MSB Dalam Misi Sosial Kemanusian

Written By Byaz.As on Senin, 21 November 2016 | 16.43

Suryajagad.Net – Komunitas Penggiat Sosial Gerakan Ngawi Peduli (GNP) bergentayangan menyambangi orang pinggiran bersinergi dengan Mitra Sukses Bersama (MSB). Berusaha untuk saling bergandengan tangan dalam mensosialisasikan rasa kepedulian sosial kemanusian dan menjalin kemitraan dalam kemandirian kewirausahaan.

Dalam gerakan nyata antara GNP dengan MSB melakukan bakti sosial dengan menyambangi dan memberkan santunan untuk Mbah Rasinem (65) warga Banjaransari, Padas, Ngawi dan Mbah Kamini (95) Warga Desa Geneng, Kecamatan Geneng, Ngawi. Senin (21/11/2016)

Mbah Rasinem (65) semenjak mangalami sakit yang sudah hampir 20 hari dirawat oleh Siti (24) cucunya yang keseharian berpenghasilan sampingan menganyam tas dengan upah Rp.7.500. Sedangkan sang suami bekerja serabutan sebagi buruh tani. Dengan penghasilan yang pas-pasan tersebut dia harus merawat neneknya yang sedang sakit. (Baca GNP Sambangi Mbah Rasinem Yang Tinggal Dengan Cucunya )

GNP Dan MSB Menyerahkan Bantuan Untuk Mbah Rasinem Banjaransari

“Sudah hampir 20 hari nenek sakit dan saya boyong kerumah untuk dirawat. Nenek juga sudah pernah dilakukan rawat inap di Puskesmas Padas seminggu. Dikarenakan tidak terdaftar dalam Kartu Indonesia Sehat (KIS) terpaksa dibawa pulang dan dilakukan rawat jalan, “ terang Siti saat ditemui Komunitas Penggiat Sosial Gerakan Ngawi Peduli (GNP) dan Mitra Sukses Bersama (MSB) dalam rangka menyerahkan bantuan untuk kedua kalinya di Kediamannya.

Lebih lanjut ibu muda satu anak yang baru berusia 2 tahun menuturkan, dengan penghasilan pas-pasan menganyam tas dengan upah Rp.7.500 persepuluh biji sehari, ditambah pengahasilan yang tak pasti oleh suami yang bekerja serabutan sebagai buruh tani, kini harus merawat nenek yang sedang sakit,” tuturnya.

GNP Dan MSB Menyerahkan Bantuan Untuk Mbah Kamini Geneng

Sementara itu seusai menyambangi dan meyerahkan bantuan untuk Mbah Rasinem, Komunitas Penggiat Sosial Gerakan Ngawi Peduli dan Mitra Sukses Bersama (MSB) melanjutkan misi sosial kemanusian dengan mendatangi kediaman Mbah Kamini (95) warga Desa Geneng Kecamatan Geneng,Ngawi. (Baca Nenek Sebatang Kara Mengkosumsi Nasi Aking )

Untuk kesekian kalinya GNP menyambangi dan menyerahkan bantuan untuk Mbah Kamini yang hidup sebatang kara. Dalam usia senja segala sesuatu harus dikerjakan dengan sendiri. Untuk berjalanpun nenek yang usianya hampir seabad tersebut sudah gontai. Namun karena keadaan semua harus dilakukan dengan sendiri.

Gerakan Ngawi Peduli Terlahir Dari Kesederhanaan Tercipta Untuk Kebersamaan, Indahnya Saling Berbagi Sambut Senyum Mereka Esok Hari. (Byaz)

Berikut tayangan video kondisi kedua nenek yang hidup memprihatinkan:

Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad