***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Menyikapi Sebuah Ujian Dalam Kehidupan

Menyikapi Sebuah Ujian Dalam Kehidupan

Written By Byaz.As on Kamis, 19 Januari 2017 | 16.56

Suryajagad.Net - Satu fenomena yang sering terjadi adalah tatkala kita meniatkan tekad untuk memperbaiki kehidupan yang penuh dengan keberkahan, justru kita mendapatkan hantaman yang bertubi-tubi. Kesulitan hidup mendadak datang tanpa mengucapkan salam terlibih dahulu.

Bisa dipahami, sontak siapapun orangnya pasti akan mengalami down dan kebingungan. Tiada mendung dan dalam keadaan bukan musim penghujan, petir menggelegar disertai angin kencang memporak porandakan, sesuatu yang telah tertata didepan mata.

Satu ciri utama dunia yang tidak akan pernah hilang adalah masalah. Siapapun yang namanya masih hidup di bumi ini pasti akan menghadapi masalah, karena masalah ada di mana-mana, mulai dari kolong jembatan sampai istana kekuasaan. Dari anak-anak hingga kakek-nenek, semua berhadapan dengan masalah. Prinsipnya setiap jiwa memiliki masalah.

Allah memberikan ujian itu dibatas kemampuan umatnya. Apabila saat ini kita sedang mengalami suatu ujian , kita harus kuat dan pasti mampu menghadapi itu semua. Saat diuji buanglah perasangka buruk untuk siapa saja. Allah telah mempersiapkan sesuatu yang indah bila kita mampu untuk bersabar.

Ibarat seorang pemanah diri kita sebagai anak panahnya. Sedang mengambil ancang-ancang untuk memanah. Menarikmu jauh-jauh ke belakang, agar di saat  dilepaskan memiliki daya dorong yang kuat untuk mencapai sasaran.

Hiduplah untuk mencapai suatu sasaran yang sudah ditetapkan jangan sampai lepas dari koridor ketetapanya. tidak ada masalah yang tidak bisa diatasi dengan sabar. Dengan bersabar, masalah apa pun, insya Allah akan tersolusikan. 

Allah ta’ala berfirman ,“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah [2]: 153).

Seberapapun besar permasalahan yang kita hadapi, tetaplah bersabar. Karena kemenangan itu sesungguhnya akan datang bersama dengan kesabaran. Jalan keluar datang bersama kesulitan dan dalam setiap kesulitan itu ada kemudahan.

Fitrah hidup manusia akan selalu dihiasi kesedihan dan kesenangan. Menyikapi keadaan yang demikian tentunya membutuhkan kecerdasan mental supaya menghasilkan pola sikap dan pola tindak yang berkualitas untuk kebaikan di masa yang akan datang.

Bencana dan nikmat merupakan ujian hidup yang diberikan Allah Azza wa Jalla sebagai pembelajaran agar manusia selalu mawas diri menjaga predikat mahluk yang diberikan kemuliaan. Ujian hidup pada hakikatnya bertujuan untuk menghasilkan nilai-nilai kepantasan diri supaya manusia memiliki pribadi yang paripurna seperti pribadi Rosulullah SAW.

Pencapaian pribadi paripurna hanya dapat diraih melalui proses ujian yang bertahap sesuai dengan kapasitas, dinamis dan berkelanjutan sehingga berakhir pada satu titik yaitu kepantasan diri mendapatkan kebahagiaan hakiki yakni bahagia dunia dan akhirat.

Tidak semua manusia bisa menempatkan diri sebagai pribadi yang pantas mendapat kebahagiaan salah satu penyebabnya adalah pola pandang yang salah tentang ujian hidup itu sendiri. Banyak manusia menganggap bahwa ujian hidup hanya dalam bentuk musibah yang buruk-buruk semata padahal nikmat yang baik-baik pun sebenarnya bentuk lain dari ujian hidup. (Byaz)
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad