***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Alat Sederhana Untuk Menangkap Hama

Alat Sederhana Untuk Menangkap Hama

Written By Byaz.As on Senin, 06 Februari 2017 | 07.12

Suryajagad.Net - Membuat perangkap hama pada tanaman Padi, merupakan tindakan preventif atau pencegahan sebelum hama menyerang tanaman. Tindakan preventif termasuk juga tehnik pengendalian hama dan merupakan pengendalian yang utama karena selain hemat biaya dan tenaga juga mencegah terjadinya kerusakan tanaman.

Seperti diketahui bahwa hama tanaman padi sangatlah komplek atau bervariasi, mulai dari wereng, penggrek batang (sundep, beluk), hama pelipat daun, putih palsu, ganjur, ulat grayak dan lain sebagainya. Hama-hama tersebut memiliki cara hidup yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Dan sebaiknya mempelajari cara hidup berbagai hama tersebut, agar bisa mengendalikan hama-hama tanaman padi tersebut.

Alat perangkap yang akan dibuat ini adalah alat untuk menjebak imago atau vase dewasa (kupu-kupu) dari serangga hama tanaman padi. Pada dasarnya serangga dewasa akan tertarik dengan bau yang anyir dan menyengat. Mereka akan mencari sumber bau tersebut. Itulah konsep dasar cara kerja perangkap hama tanaman padi.
Alat dan Bahan yang dibutuhkan, 2 buah botol air mineral yang kemasan 1,5 liter, Gunting atau pisau, Ajir dari bambu atau kayu, Keong atau kepiting sawah, Tali rafia.

Cara membuat,  potong pangkal botol air mineral tersebut, Potong juga ujung botol tapi jangan terlalu keatas, sehingga diperoleh dua buah tabung dari botol air mineral tersebut. Sambungkan kedua tabung botol air mineral tersebut, dengan cara memasukkan salah satu tabung ke tabung yang lain.

Masukkan keong atau kepiting sawah yang sudah dicincang atau diremuk ke dalam alat perangkap tersebut. Masukkan kembali potongan ujung botol dengan posisi terbalik. Ikat alat perangkap hama tanaman padi tersebut pada sebuah ajir. Tancapkan ajir di petakan sawah. Tinggi ajir sebaiknya sekitar 150 cm dan ditancapkan sedalam 30 cm.

Dalam satu petakan sawah pasang lebih dari satu alat perangkap... pasang sekeliling petakan tersebut dengan jarak sekitar 5 m satu alat. Sehingga saat ada imago hama padi yang mendekat mau meletakkan telor akan tertarik mendekati perangkap tersebut dan masuk kedalamnya.

Sumber: Gerbangtani.com
Editor : Byaz
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad