***BEDAH TUNTAS BUDIDAYA AGROBISNIS SEMUT RANG-RANG MSB***BERSINERGINYA GNP DENGAN MSB TEBAR KEBAHAGAIAN UNTUK ORANG PINGGIRAN***SRIKANDI GNP DIVISI HONG KONG SABET JUARA 3 DALAM LOMBA MARS KEBANGSAAN***STOP PRESS AKAN DILAKUKAN BAGI ANGGOTA DARI MEDIA ONLINE SURYAJAGAD.NET YANG TIDAK AKTIF***
Home » » Kreatif Tanpa Aksi Tidak Cukup.

Kreatif Tanpa Aksi Tidak Cukup.

Written By Byaz.As on Selasa, 18 April 2017 | 07.37

Suryajagad.Net - Kreativitas menjadi modal untuk melahirkan inovasi. Namun, kreatif saja tak cukup untuk mendorong Kita meraih pencapaian diri. Kreatif tanpa aksi hanya akan berakhir pada kegagalan. Kreatif yang dibarengi tindakan akan menghasilkan kekuatan yang menjadi modal untuk menciptakan kesuksesan dalam karier atau pekerjaan Kita saat ini.

Menciptakan inovasi ternyata bukan sekedar kreatif. Ada faktor lain yang mendasari, antara lain rasa percaya diri, tujuan yang jelas, serta semangat dan hasrat menggelora. Semua berasal dari aktivitas otak kanan, otak emosi Kita.

Otak bawah sadar manusia memiliki kapasitas sebesar 88 persen, sisanya otak sadar 12 persen. Otak kiri berfungsi untuk menganalisis hal yang logis, matematis, memori jangka pendek, hafalan. Sementara otak kanan berfungsi menggali kreativitas, warna, bahasa, memori jangka panjang, perasaan, emosi, seni, gambar, dan lainnya.

Bukan hanya pada aktivasi otak kanan atau kiri saja. Bukan sekadar bicara pintar berhitung atau memiliki ide kreatif yang tak ada habisnya. Sekreatif apa pun Kita, sehebat apa pun Kita dalam urusan matematika dan cara berpikir logis, tanpa kepercayaan diri dan keyakinan, semuanya akan berbuah kegagalan. Hasil aktivasi otak kanan Kita berupa ide kreatif hanya akan berbuah pencapaian pribadi yang positif dan sukses dengan dorongan keyakinan diri yang tinggi. Kreatif saja tak cukup untuk membawa kesuksesan semakin mendekati Kita.

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” QS 13:11.

Awalinya dengan gagasan atau pikiran. Tanamlah gagasan, petiklah tindakan. Tanamlah tindakan, petiklah kebiasaan. Tanamlah kebiasaan, petiklah watak. Tanamlah watak, petiklah nasib. Dimulai dari gagasan yang diwujudkan dalam tindakan, kemudian tindakan yang dilakukan berulang-ulang akan menjadi suatu kebiasaan.

Kebiasaan yang dilakukan berkali-kali akan menjelma menjadi watak, dan watak inilah yang akhirnya mengantarkan kita kepada nasib. Jadi nasib kita, kita sendirilah yang menentukan. Nasib kita ada di tangan kita. (Byaz)
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Penerbit: PT CAKRA BUANA RAYA, Kep.Kemenkumham RI No: AHU-0067169.AH.01.09 TH 2009
Copyright © 2011. Byaz Surya Djagad - Inovatif Dan Kooperatif - All Rights Reserved
Template MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad